Anggota Brimob Dibegal
Hati Sarwono Terenyuh Lihat Anggota Brimob Terkapar Dibegal, Warga Acuh Padahal Sudah Tak Berdaya
Perasaan anggota Linmas Kelurahan Jatiraden, Sarwono (52) terenyuh melihat anggota Brimob menjadi korban begal, pengguna jalan lainnya malah acuh.
Sekitar pukul 02.00 WIB ia mencoba berkeliling mengontrol keamanan di wilayahnya.

Sarwono saat itu tak jauh dari jalan raya.
Ia lalu mendengar ada teriakan minta tolong.
Sarwono mencoba menghampir sumber suara.
Saat itu ia melihat seorang pria berada di pinggir jalan dengan posisi melambaikan tangan, meminta pertolongan.
"Kebetulan saya lagi ke jalanan, ada orang minta tolong. Itu mobil pada lewat tidak ada yang menolong, karena mungkin jam 2 malam, orang mungkin pada takut," kata Sarwono.
Baca juga: Gelapnya Jalan Raya Kranggan Lokasi Anggota Brimob Dibegal, Terkuak Jam Rawan Kejahatan
Mengingat tugasnya sebagai linmas yang harus sigap dalam segala hal, membuat dirinya pun langsung menghampiri pria yang berteriak minta tolong itu.
Ia juga mencoba menghubungi Ketua RT setempat, dan memberitahu bahwa ada orang yang minta tolong karena di bacok orang tak dikenal.
Menurut Sarwono saat itu korban dalam posisi duduk di pinggir jalan.
Ia juga melihat banyak bercak darah di jalanann dan di punggung korban.
Korban kata Sarwono meminta pertolongan untuk dibawa ke Rumah Sakit.
Baca juga: Kisah Nyata di Sirkuit Mandalika: Kesaktian 26 Dukun Kalah dari Seorang Brimob yang Patroli
"Nah, terus dia (RT) datang, pas dia datang, darahnya ngucur lagi tuh. Korban langsung nempel ditembok minta pertolongan, dia minta dibawa ke rumah sakit," katanya.
Sabetan Celurit Ditangkis Tangan Kosong
Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota Korps Brigade Mobil (Brimob) bernama Aipda Edi Santoso menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (15/2/2022).
Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, kronologi kejadian bermula saat korban baru pulang dari dinas sekira pukul 02.15 WIB.