Antisipasi Virus Corona di DKI

Yuk Vaksin, Pemprov DKI Jakarta Berikan 1.600 Booster, Simak Lokasinya!

Dinas Kesehatan DKI Jakarta berkolaborasi dengan Bank DKI membuka sentra vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Istimewa/Dok. Pemprov DKI
Kondisi sentra vaksinasi hasil kolaborasi Dinkes DKI dengan Bank DKI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta berkolaborasi dengan Bank DKI membuka sentra vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Sentra vaksinasi ini terbuka untuk masyarakat yang sudah mendaftar lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI) ataupun secara walk in.

"Sentra vaksinasi booster ini menjadi langkah nyata oleh Bank DKI dalam mendukung program Pemprov DKI," ucap Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/3/2022).

Ia menyebut, kedua sentra vaksinasi itu berada di Kantor Layanan Juanda di Jakarta Pusat dan Bank DKI Syariah Matraman, Jakarta Timur.

"Pemberian vaksinasi ini ditujukan kepada warga yang telah melakukan vaksinasi Tahap 1 dan Tahap 2 dari domisili manapun serta berusia diatas 18 tahun," ujarnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DKI Jakarta Minggu (6/3/2022): Ada Penambahan 3.059 Kasus, Meninggal 25

Sentra vaksinasi hasil kolaborasi Dinkes DKI dengan BUMD milik Pemprov DKI ini akan dibuka hingga 12 Maret 2022.

Total kuota yang vaksinasi yang dialokasi di lokasi sentra vaksinasi ini mencapai 1.600 orang.

Kondisi sentra vaksinasi hasil kolaborasi Dinkes DKI dengan Bank DKI.
Kondisi sentra vaksinasi hasil kolaborasi Dinkes DKI dengan Bank DKI. (Istimewa/Dok. Pemprov DKI)

Dengan dibukanya sentra vaksinasi ini, Herry berharap kekebalan massal atau herd immunity bisa segera terbentuk.

Apalagi, varian Omicron yang dikenal memiliki kemampuan menular lebih cepat masih mengancam.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Graha Wisata Ragunan Tersisa 7 Orang

"Kami juga terus melakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat, serta mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang berlaku," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved