Lebaran 2022, Jumlah Penumpang yang Berangkat Liburan ke Pulau Seribu Meroket Drastis 300 Persen

Jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, melonjak drastis pada libur Lebaran hari ini

Gerald Leonardo Agustino/ TribunJakarta.com
Suasana keberangkatan penumpang dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, ke Kepulauan Seribu, Selasa (3/5/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, melonjak drastis pada libur Lebaran hari ini, Selasa (3/5/2022).

Lonjakan terjadi secara signifikan terkait jumlah penumpang yang akan berlibur ke Kepulauan Seribu itu.

Kepala KSOP Muara Angke Dimyati mengatakan, jumlah penumpang yang berangkat ke Kepulauan Seribu naik 300 persen.

"Jadi sesuai dengan jumlah penumpang yang kami rekap per hari ini ada kenaikan oenumpang sekitar 300 persen," kata Dimyati.

Kenaikan drastis terjadi di H+1 Lebaran ini setelah dua hari belakangan perlahan-lahan sudah banyak wisatawan yang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke.

Baca juga: Disidak Menhub, 23 Kapal di Pelabuhan Kali Adem Ketahuan Tak Layak Beroperasi

Jika sebelumnya hanya sekitar 1.000-2.000 orang per hari, kali ini melonjak menjadi 3.000 orang per hari. 

"Kemarin itu kami di H-1 itu sekitar mendekati 2.000, di hari H ada keberangkatan menurun di 1.100, nah di hari sekarang menjadi 3.000," jelas Dimyati.

Seiring dengan lonjakan penumpang ke Kepulauan Seribu, pagi tadi Menhub Budi Karya Sumadi juga sempat melakukan peninjauan kapal-kapal penumpang di sekitaran Muara Angke.

Baca juga: Pelabuhan Merak Macet Total Saat Mudik Lebaran, Bambang Haryo: ASDP Gagal Antisipasi Lonjakan

Dalam kunjungannya pagi tadi, Menhub memastikan kapal-kapal yang ada di pelabuhan tersebut layak beroperasi.

Budi mengatakan, berdasarkan ramp check yang dilakukan terhadap kapal-kapal yang ada di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, sebagian di antaranya tidak layak beroperasi. 

"Sejak kemarin kami melakukan ramp check terhadap kapal-kapal yang akan beroperasi di Kali Adem ini," kata Budi.

Baca juga: Pantau Arus Mudik, Kapolri: Kepadatan di Pelabuhan Merak Sudah Terurai

"Dari 31 kapal yang ada di sini, hanya 23 yang memenuhi syarat," jelasnya.

Menindaklanjuti hasil ramp check, Budi meminta para pemilik kapal segera memperbaiki moda transportasi laut miliknya supaya ketika digunakan tidak mengalami kendala. 

Selain itu, Menhub juga meminta setiap kapal dilengkapi Surat Perintah Berlayar (SPB) sebelum mengantarkan warga menuju ke pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Baca juga: Kendaraan Saling Serobot di Pelabuhan Merak, Polisi Sampai Turun Tangan Tenangkan Pemudik yang Kesal

Begitu pun terkait syarat keberangkatan kapal, di antaranya jumlah penumpang sesuai dengan standar dan yang paling penting mereka semua memakai life jacket.

"Itu mengandung arti bahwa keberangkatan kapal harus memenuhi keselamatan," katanya.

Selain memastikan kapal-kapal layak beroperasi, Budi bersama rombongan juga sempat meninjau kegiatan vaksinasi di pelabuhan tersebut.

Ia juga sempat memberikan secara simbolis life jacket bagi penumpang kapal yang berangkat ke pulau. Selain itu juga Budi membagikan masker kepada para penumpang sebelum berangkat.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved