Konvoi Pemotor Bawa Poster Khilafah
Ditangkap di Lampung, Pemimpin Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Ditahan di Polda Metro Jaya
Polisi menangkap pemimpin tertinggi organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja di Bandar Lampung. Ia kini ditahan di Polda Metro Jaya.
"Pas kejadian saya lagi duduk dihampiri, dikasih selebaran. Untuk baca-baca katanya. Mereka ada sekitar 30 motor lah," kata Misdi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2022).

Selebaran tersebut ditandatangani pada tahun 2016 dan menyatakan bahwa kantor Khilafatul Muslimin berada di Masjid Kekhalifahan Islam, Jalan W.R Supratman, Bumi Waras, Teluk Betung, Bandar Lampung.
Usai berhenti sekitar lima menit di Jalan Raya Bogor dekat simpang Cililitan mereka melanjutkan ke arah Bogor, namun Misdi mengaku tidak mengetahui tujuan pasti mereka.
"Katanya cuman numpang berhenti. Iring-iringan dari arah PGC (Jalan Mayjen Sutoyo), motornya banyak bawa bendera benderanya ada tulisan Arab begitu," ujarnya.
Agus, tukang ojek pangkalan di kawasan simpang Cililitan juga menuturkan rombongan pengendara motor yang mengatasnamakan Khilafatul Muslimin melaju dari arah Jalan Mayjen Sutoyo.
Hal ini selaras dengan video viral saat rombongan melintas di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Makasar atau dalam narasi yang beredar disebut sebagai kawasan Cawang.
"Enggak tahu dari arah mana tiba-tiba sudah berhenti di sini, kalau arahnya ke arah Bogor. Berhenti di sini ada yang turun berdua, dia bagi-bagi selebaran di lampu merah," tutur Agus.
Kesbangpol Jakarta Timur Telusuri Konvoi Pemotor Khilafah yang Bagikan Selebaran
Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur menelusuri kasus konvoi pengendara motor membawa poster dan bendera Khilafatul Muslimin.
Kassuban Kesbangpol Jakarta Timur, Ahmad Yani mengatakan pihaknya kini sedang mencari informasi terkait identitas pengendara motor dan tujuan mereka melakukan konvoi.
Pasalnya dalam video yang beredar tampak satu pengendara menempel poster bertuliskan 'Khilafatul Muslimin Wilayah Jakarta Raya, Sambut Kebangkitan Khilafah Islamiyah'.
"Upaya mencari informasi Intel Kesbangpol bersama Intel Kodim. Sikap Kesbangpol tetap monitor dan mewaspadai," kata Ahmad saat dikonfirmasi, Selasa (31/5/2022).
Dalam kasus ini Kesbangpol Jakarta Timur turut mencari informasi karena bertugas melakukan pembinaan kesatuan bangsa, termasuk mencegah paham yang bertentangan.
Termasuk Khilafah yang keberadaannya sudah dinyatakan pemerintah dilarang, sehingga jajaran Kesbangpol bekerja sama dengan Kodim Jakarta Timur mengumpulkan informasi.
"Menggali informasi dan pendalaman. Tupoksi kami melaporkan setiap gerak gerik kejadian yang dianggap bisa mengancam keutuhan negara kita NKRI," ujarnya.