Sosok Abdul Qadir Baraja Pimpinan Khilafatul Muslimin, Sudah Terlibat Terorisme Sejak 43 Tahun Lalu
Beginilah sosok dan rekam jejak Abdul Qadir Hasan Baraja yang merupakan pimpinan tertinggi organisasi Khilafatul Muslimin.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Beginilah sosok dan rekam jejak Abdul Qadir Hasan Baraja yang merupakan pimpinan tertinggi organisasi Khilafatul Muslimin.
Abdul Qadir Hasan Baraja saat ini telah ditangkap aparat Polda Metro Jaya.
Hal itu buntut dari aksi konvoi kebangkitan khilafah di Jakarta Timur pada Minggu (29/5/2022) yang viral di media sosial.
Abdul Qadir Hasan Baraja ditangkap di kediamannya, yang masih satu lokasi dengan kantor pusat Khilafatul Muslimin di Teluk Betung Sukaraja, Bandar Lampung padaSelasa (7/6/2022).
Sosok Abdul Qadir Baraja
Baca juga: Sosok Pemimpin Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja, Pernah Dibui Aksi Bom Candi Borobudur
Mengutip TribunnewsSultra, Abdul Qadir Baraja lahir di Taliwang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 10 Agustus 1944.
Ia mendirikan organisasi keagamaan Indonesia yang mengusung ideologi khilafah yakni Khilafatul Muslimin pada 1997 silam.
Abdul Qadir Baraja sudah pernah terlibat kasus terorisme sejak 43 tahun silam.

Ia pernah dipenjara dua kali akibat kasus tersebut.
"Pimpinannya Abdul Qadir Baraja adalah eks napiter, dipenjara dua kali.
Dalam penyelidikan kami, pimpinan khilafatul muslimin dalam pernyataan terdapat kontradiksi," ujar Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengky Haryadi.
Organisasi tersebut juga dinilai menyebarkan berita bohong hingga menimbulkan keonaran.
"Sehingga menimbulkan keonaran di masyarakat umum dan masyarakat muslim," mengutip Kompas TV.
Sudah 43 tahun lalu terlibat terorisme
Baca juga: Ditangkap di Lampung, Pemimpin Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Ditahan di Polda Metro Jaya
Penangkapan pertama Abdul Qadir Baraja terjadi pada tahun 1979 terkait teror Warman.
Saat itu, Abdul Qadir dipenjara selama tiga tahun.
Sedangkan kasus hukum keduanya pada tahun 1985 terkait aksi pengeboman di Jawa Timur dan Candi Borobudur, Magelang, Jateng.
Dalam kasus kedua ini, Abdul Qadir ditahan selama 13 tahun.

Tak berhenti di situ, Abdul Qadir Hasan Baraja juga ditahan oleh Polda Lampung atas kasus pelanggaran protokol kesehatan pada tahun 2021 lalu.
Sementara itu, meski organisasi Khilafatul Muslimin membantah kegiatan mereka bertentangan dengan Pancasila, penyelidikkan polisi menunjukkan hal berbeda.
"Namun, setelah penyelidikan kami menemukan kegiatan ormas ini ternyata kegiatan mereka sangat bertentangan berpancasila.
Contohnya, ceramah dan website atau buletin diterbitkan setelah diteliti bertentangan dengan Pancasila," kata Hengky.
Sebelumnya, Polres Brebes menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus konvoi Khilafatul Muslimin di Brebes.
Mereka diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks atau percobaan makar lewat kampanye khilafah.
Baca juga: Kelompok Pemotor yang Konvoi Bawa Poster Khilafah Tak Bisa Tidur Nyenyak, Polisi Bakal Kejar Pelaku
Ketiga tersangka yakni pimpinan cabang Jemaah Khilafatul Muslimin Brebes dan dua pimpinan ranting di Sikumbang dan Keboledan.
Ketiganya kini ditahan di Polres Brebes dan terancam hukuman 15 tahun penjara.
Penuturan warga
Sebuah video konvoi pengendara motor membawa poster dan bendera Khilafatul Muslimin saat melintas di wilayah Jakarta Timur pada Minggu (29/5/2022).
Dalam video yang beredar tampak jelas satu di antara rombongan menempel poster bertuliskan 'Khilafatul Muslimin Wilayah Jakarta Raya, Sambut Kebangkitan Khilafah Islamiyah'.
Namun rombongan pengendara motor yang videonya viral saat melintas di kawasan Cawang itu tidak hanya sekedar melintas, melainkan sempat membagikan selebaran di Jalan Raya Bogor.
Sholeh, satu petugas keamanan toko baju di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Kramat Jati mengatakan rombongan yang melintas sekira pukul 10.00 WIB tersebut turut membagikan selebaran.
"Rombongan tersebut berhenti dan membagikan selebaran khilafah, kurang lebih 5 menit sambil menunggu rekan-rekannya," kata Sholeh di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (30/5/2022).
Baca juga: Viral Konvoi Pemotor Bawa Poster Khilafah Islamiyah, Polda Metro Jaya: Tidak Dibenarkan
Tidak diketahui pasti tujuan pengendara motor membagikan selebaran terkait khilafah kepada warga dan alasan mereka melakukan konvoi sambil membawa berbagai atribut.
Warga yang beraktivitas di sekitar Jalan Raya Bogor, wilayah Kecamatan Kramat Jati hanya mengetahui bahwa usai membagikan selebaran rombongan konvoi melaju ke arah Bogor.

"Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bogor Jawa Barat," ujar Fachrizal, satu satu pedagang di Jalan Raya Bogor yang sempat melihat saat rombongan membagikan selebaran.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rekam Jejak Abdul Qadir Baraja Pimpinan Khilafatul Muslimin yang Ditangkap, Pernah Dipenjara 2 Kali,