Pilu Istri Joko Kenang Pamit Terakhir Suami, Mau Isi Bensin Malah Tewas Dikeroyok di Depan Kantor RW

Emi (25) masih mengenang pamit terakhir suaminya Joko Wibowo (24) yang tewas dikeroyok orang tidak dikenal depan kantor Bekasi, Rabu (22/6/2022).

Net
Ilustrasi. Emi (25) masih mengenang pamit terakhir suaminya Joko Wibowo (24) yang tewas dikeroyok orang tidak dikenal depan kantor RW 10, Mangun Jaya, Tambun Selatan, Bekasi, Rabu (22/6/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Emi (25) masih mengenang pamit terakhir suaminya Joko Wibowo (24) yang tewas dikeroyok orang tidak dikenal depan kantor RW 10, Mangun Jaya, Tambun Selatan, Bekasi, Rabu (22/6/2022).

Emi mengatakan suaminya pamit keluar rumah untuk membeli obat nyamuk dan mengisi bensin.

"Suami saya keluar setengah satu, karena banyak nyamuk dia mau beli soffel sama sekalian isi bensin," kata Emi, Kamis (23/6/2022).

Dia sempat berkirim pesan dengan suaminya hingga pukul 00.47 WIB.

Joko Wibobo masih sempat mengirim balasan dengan memfoto saat sedang di SPBU.

Baca juga: UPDATE Pengeroyokan di Depan Kantor RW Tambun Selatan, Wajah Para Pelaku tak Tertangkap CCTV

"Ngirim foto kalau dia bener lagi ngantri (di pom), yaudah kata saya jangan lupa soffelnya, kata dia iya," tutur Emi bercerita.

Emi kemudian kembali menghubungi suaminya sekira pukul 01.11 WIB, kali ini pesannya tak terbalas.

Tidak menyerah, Emi berusaha menelfon suaminya yang tak kunjung ada jawaban.

"Saya sempat ketiduran, kebangun jam 2.11 saya telfon lagi udah enggak aktif nomornya," ujarnya.

Baca juga: Terungkap Motif Pengeroyokan Pria hingga Tewas di Depan Kantor RW Tambun Karena Satu Ucapan Ini

Sampai pukul 03.00 WIB, Emi mendapat kabar buruk dari tetangganya. Suaminya dikabarkan menjadi korban begal.

"Tetangga saya ngabarin Wibowo katanya dibegal, saya sempat panik nanya kondisinya, kata tetangga saya udah dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Dugaan Wibowo jadi korban begal dikuatkan dengan fakta, kendaraannya dibawa kabur oleh kelompok pelaku.

Tidak hanya itu, ponsel milik korban juga raib dibawa.

Baca juga: Detik-detik Pria di Tambun Tewas Dikeroyok Depan Kantor RW

"Motor, HP, dompet nggak ada, kata polisi juga nggak ada. Kalau emang bukan begal ngapain itu motor diambil," terang Emi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved