Beraninya Unggah Dokumen Sepeda Mewah Ahmad Sahroni, Hari Ini Adam Deni Divonis

Dokumen yang diunggah Adam Deni terkait pembelian sepeda bernilai ratusan juta oleh Ahmad Sahroni dari transaksi dengan Ni Made Dwita Anggari.

TribunJakarta/Tribunnews
Adam Deni (kiri) akan menjalani sidang vonis kasus unggahan dokumen pembelian sepeda mewah Ahmad Sahroni (kanan) secara ilegal, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (27/6/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Adam Deni dan Ni Made Dwita Anggari hari ini akan divonis atas kasus penyebaran dokumen elektronik bersifat rahasia tanpa izin terkait pembelian 10 unit sepeda mewah Ahmad Sahroni di media sosial.

Sidang vonis pegiat media sosial Adam Deni dan Ni Made Dwita Anggari selaku penjual sepeda bakal digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gadjah Mada, Selasa (27/6/2022). 

Pada sidang Senin (30/5/2022) sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Adam Deni dan Ni Made Dwita Anggari dengan hukuman pidana delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider lima bulan kurungan penjara.

Keduanya dinilai JPU telah terbukti dalam kasus ilegal akses dokumen transaksi sepeda mewah milik Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

JPU menyebut terdakwa Adam Deni terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan transmisi atau pemindahan dokumen secara ilegal.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama delapan tahun penjara dikurangi masa tahanan dan denda Rp 1 miliar subsidair 5 bulan kurungan," kata jaksa saat membacakan tuntutan.

Baca juga: Ahmad Sahroni Buka-bukaan, Borong Tiket Formula E Sampai Rp 1,2 M untuk 640 Orang

Selain Adam Deni, jaksa juga menuntut terdakwa Ni Made Dwita Anggari delapan tahun penjara dalam kasus yang sama.

Jaksa menilai kedua terdakwa telah terbukti bersalah melanggar Pasal 48 Ayat (3) jo Pasal 32 Ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dua terdakwa kasus pelanggaran UU ITE terkait unggahan dokumen sepeda mewah Ahmad Sahroni, Adam Deni dan Ni Made Dwita Anggari, pasca-persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Senin (21/3/2022).
Dua terdakwa kasus pelanggaran UU ITE terkait unggahan dokumen sepeda mewah Ahmad Sahroni, Adam Deni dan Ni Made Dwita Anggari, pasca-persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Senin (21/3/2022). (Kompas.com/Tatang Guritno)

Keduanya didakwa sengaja dan tanpa izin mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang mengakibatkan terbukanya suatu informasi pribadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni.

Menurut jaksa, hal yang memberatkan tuntutan hukuman itu yakni karena terdakwa Adam Deni dan Ni Made Dwita Anggari tidak menunjukkan sikap penyesalan selama persidangan. 

Keduanya juga dinilai tidak bersikap baik selama proses persidangan. Sebab, beberapa kali Adam Deni membuat keributan selama persidangan berlangsung.

Selain itu, keduanya juga dinilai berbeli-belit dalam memberi keterangan di persidangan .

"Para terdakwa tidak bersikap baik selama proses persidangan dengan terjadinya beberapa keributan di pengadilan pada saat persidangan ini," ucap jaksa.

Baca juga: Profil Ahmad Sahroni, Crazy Rich Priok yang Diroasting Kiky Saputri, Maju Pilgub Duet Sama Airin?

Sementara hal yang meringankan vonis Adam Deni adalah karena ia belum pernah dihukum.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved