Pagar Tribun JIS Roboh
Pagar Tribun JIS Roboh, Gembong PDIP Minta Ada Audit Anggaran Rp 4,5 Triliun secara Transparan
Gembong menilai realisasi atas besarnya anggaran proyek Jakarta International Stadium ini tidak sebanding dengan hasil pembangunan yang ada.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono kritisi soal pagar pembatas tribun penonton di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara yang roboh saat grand launching pada Minggu (24/7/2022) lalu.
Menurutnya, audit diperlukan lantaran pembangunan JIS menelan biaya hingga Rp4,5 triliun dari APBN dan APBD DKI Jakarta. Audit yang dilakukannya pun diminta untuk transparan ke publik.
"Iya harus, karena duit APBD loh itu. Penyertaan modal kami cukup besar kepada Jakpro, tapi kalau output-nya seperti ini kan mengkhawatirkan. Ini kan baru hal yang kecil, kami khawatirkan nanti di kemudian hari ketika event besar, ternyata membawa korban kan itu sangat kami sayangkan, begitu. Apakah itu sudah bisa dikategorikan internasional?," ucapnya saat dihubungi, Rabu (27/7/2022).
Gembong menilai realisasi atas besarnya anggaran proyek Jakarta International Stadium ini tidak sebanding dengan hasil pembangunan yang ada.
Pasalnya, baru saja grand launching pagar pembatas tribun penonton ini justru sudah roboh.
"Kalau kami melihat dari alokasi anggaran yang begitu mewah, anggarannya kan mewah, tapi hasilnya kan tidak semewah dengan anggaran yang sebegitu besarnya. Itu yang pertama. Yang kedua juga tidak semewah seperti yang disampaikan Pak Gubernur bahwa ini mahakarya. Mahakaryanya bagaimana, wong itu belum dipakai kok. Itu kan belum dipakai, tapi sudah roboh," lanjutnya.
Baca juga: Kritik Pagar Tribun Penonton Roboh, Ketum The Jakmania Bandingkan Keamanan JIS dengan SUGBK
Baca juga: Jakpro Salahkan The Jakmania Pagar Tribun JIS Bisa Roboh: Fungsinya Bukan Buat Diduduki
"Maka tahapan berikutnya adalah lakukan evaluasi secara menyeluruh, audit secara menyeluruh. Agar dikemudian hari ketika itu dipakai, tidak menimbulkan korban. Saya khawatir nanti begitu dipakai, nanti roboh yang lebih parah kan mengerikan juga," pungkasnya.
Salahkan Jakmania Soal Robohnya Pagar Pembatas JIS

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengungkap penyebab robohnya pagar pembatas penonton di tribun utara Jakarta International Stadium (JIS).
VP Corporate Secretary Jakpro Nadia Diposanjoyo mengatakan, pagar itu jebol karena ulah suporter Persija atau Jakmania yang menginjak-injak sarana tersebut.
Padahal, fungsi pagar pembatas itu untuk menjaga keselamatan para penonton dan pemain di lapangan.
"Sedianya, pagar pembatas berfungsi untuk penanda batas untuk menjaga keselamatan antara penonton dan pemain, bukan untuk diduduki, diinjak, atau bahkan dilompati," ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/7/2022).
Hal ini pun sangat disayangkan Jakpro lantaran euforia dan antusiasme tinggi dari Jakmania justru mengakibatkan fungsi pagar pembatas tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Baca juga: JIS Disebut-sebut Bukan Sekadar Pemenuhan Janji Kampanye Anies Baswedan, Tapi
Padahal, pagar penonton dibuat sedemikian rupa demi keselamatan bersama sesuai dengan standar stadion kelas internasional.