Cacar Monyet Bisa Lebih Ganas Gejalanya ke Bayi dan Anak, Pemerintah Kabupaten Tangerang Antisipasi

Ternyata gejala cacar monyet bisa lebih ganas pada bayi yang baru lahir juga anak-anak yang mempunyai masalah kekebalan tubuh.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
thehits.co.nz
Ilustrasi Bayi. Cacar monyet bisa lebih ganas ketika menyerang bayi. 

Gejala berikutnya yang akan muncul usai demam adalah ruam-ruam pada kulit yang terjadi selama 1-3 hari.

Ruam paling banyak muncul di sejumlah bagian tubuh, seperti:

• Wajah, yaitu sekitar 95 persen

• Telapak tangan dan kaki, 75 persen

• Mukosa, 70 persen

• Alat kelamin,30 persen

• Selaput lendir mata sekitar 20 persen.

Penularan virus cacar monyet ke masnusia bisa terjadi melalui kontak langsung dengan hewan, manusia yang terinfeksi, atau benda yang terkontaminasi virus tersebut.

Cacar monyet antar manusia tidak menular secara mudah menular. Penularan dari manusia ke manusia dapat melalui kontak erat.

Berikut cara penularan cacar monyet, baik dari hewan ke manusia atau sesama manusia:

1. Transmisi dari hewan ke manusia

• Kontak langsung dengan darah hewan, seperti monyet, tikus, atau tupai

• Cairan tubuh

• Lesi kulit atau lesi mukosa dari hewan yang terinfeksi

• Daging hewan liar yang terinfeksi (bush meat) juga dapat menjadi rute penularan penyakit.

2. Transmisi dari manusia ke manusia

• Kontak langsung melalui darah, cairan tubuh, dan lesi kulit atau mukosa

• Saluran napas, berupa kontak erat dalam waktu lama

• Inokulasi melalui mikrolesi pada kulit seperti gigitan atau goresan

• Penularan ibu ke bayi melalui plasenta.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved