KLHK Dukung Komitmen Bersama The Rising Tide yang Dipersembahkan Le Minerale

Target Founder Pahita Mulung Muryansyah melakukan giat Triathlon bersepeda, berenang dan berlari marathon dari Bali ke Jakarta berhasil dituntaskan. 

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Ketua Dewan Pertimbangan Pengendalian Perubahan Iklim, Sarwono Kusuma Atmadja, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto, Founder Pahita Mulung Muryansyah, Dirjen Pengelolaan Sampah Rosa Vivien Ratnawati, Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar, Director Sustainbility Le Minerale Ronald Atmadja, dan Ketua ADUPI Christine Halim. Target Founder Pahita Mulung Muryansyah melakukan giat Triathlon bersepeda, berenang dan berlari marathon dari Bali ke Jakarta berhasil dituntaskan.  

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Target Founder Pahita Mulung Muryansyah melakukan giat Triathlon dengan bersepeda, berenang dan berlari marathon dari Bali ke Jakarta selama 30 hari, berhasil dituntaskan. 

Ditemani tim pendamping kesehatan dan pengamanan, ia tiba di Jakarta sesuai jadwal.

Muryansyah langsung bergabung dalam event Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)  bertema “The Rising Tide - A Grassroot Movement for Sustainability”,  yang  mengampanyekan kesadaran lingkungan dengan menciptakan ekosistem pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan.

Misinya adalah menggugah kesadaran masyarakat dan para pihak, betapa masalah lingkungan, terutama sampah plastik perlu mendapatkan perhatian serius dan realistis.

Gerakan The Rising Tide ini mendapat dukungan penuh dari Le Minerale, produsen air minum dalam kemasan yang telah berkomitmen menjalankan Gerakan Ekonomi Sirkular dalam upaya pengurangan sampah.

Muryansyah mengatakan, dirinya berharap semoga gerakan ini mengisparasi masyarakat Indonesia dalam menggerakkan ekonomi sirkular di Tanah Air.

Baca juga: Yuk Mengumpulkan Sampah Anorganik untuk Daur Ulang, Begini Caranya

Selain itu juga membangun semangat untuk menjaga lingkungan dengan semangat mengurangi sampah dengan melalui kegiatan mendaur ulang dan memilahnya.

"Kalau bukan kita siapa lagi yang akan mulai untuk melakukannya," ujarnya.

Lebih dari 14.500 masyarakat teredukasi dari rangkaian The Rising Tide ini mengenai pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari usaha daur ulang dalam rangka mengurangi timbulan sampah nasional.

Saat disambut oleh Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya, Muryansyah dan Le Minerale menyampaikan laporan hasil dari apa yang ditemui sepanjang kegiatannya melakukan Triathlon dari Bali ke Jakarta.

”Selama perjalanan kami mengumpulkan 68 ton sisa konsumsi rumah tangga, 78 persen adalah plastik, dan 40 persen diantaranya memiliki nilai daur ulang yang tinggi. Sampah terkoleksi akan di salurkan kepada industry daur ulang."

"Sedangkan di luar sisa konsumsi rumah tangga yang dikumpulkan, sepanjang jalan saya melihat banyak kemasan kecil mengotori jalan. Inilah masalah sampah yang sesungguhnya,” cerita Yansyah. 

Dalam sambutannya Siti Nurbaya menegaskan, hal yang paling penting di lingkungan adalah masyarakat bisa memahami persoalan sampah.

Mengkampanyekan bersih sampah dan lingkungan adalah kepentingan bersama.

Baca juga: Sopir Truk Sampah Dinas LH yang Tewaskan Penumpang Motor jadi Tersangka, Tapi Kini Kasusnya Damai

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved