Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Bisnis Putri Susno Duadji Tiba-tiba Didatangi Polisi Pelat Jakarta, Kabareskrim Ungkap Hal Tak Biasa

Kondisi tak biasa dialami eks Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duadji usai lanang bersuara di kasus yang menjerat Ferdy Sambo.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Septiana
Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dan Mantan Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duadji. Kondisi tak biasa dialami eks Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duadji usai lanang bersuara di kasus yang menjerat Ferdy Sambo. 

Susno Duadji melanjutkan, "Kalau enggak mau neror saya atau anak saya, apalagi tujuannya?" 

Lalu, Susno Duadji menghubungi Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri (kiri) saat mendampingi Kabareskrim Komjen Agus Andrianto sewaktu rilis penetapan tersangka Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri (kiri) saat mendampingi Kabareskrim Komjen Agus Andrianto sewaktu rilis penetapan tersangka Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. (Youtube Kompas TV)

Komjen Agus Andrianto, kata Susno, mengungkapkan tidak pernah mengirimkan anggotanya ke tempat bisnis putrinya itu.

"Wah, liar itu Bang," kata Agus Andrianto kepada Susno Duadji melalui telepon.

Lalu dari mana polisi-polisi yang datang ke tempat usaha anaknya itu?

"Mungkin mereka mau meminta saya diam. Tapi saya tidak akan takut," kata Susno Duadji.

Eks Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu mengaku tidak akan diam.

Ia berjanji akan terus bersuara selama masih melihat ada ketidakadilan dalam kasus penembakan Brigadir J.

Tak peduli harus menghadapi banyak teror.

Baca juga: Mulai Terkuak Misteri Bunker Uang Rp900 M Ferdy Sambo, Dibantah Polisi Tapi Dibenarkan 2 Sosok Ini

"Saya ini mantan polisi, 35 tahun berkarier sebagai polisi. Sering nangkap orang. Pernah juga ditangkap. Walaupun penangkapan itu sebuah rekayasa," kata Susno.

Ia bercerita sewaktu akrif jadi anggota Polri pernah mengalami ketidakadilan sehingga ditangkap dan dituduh korupsi.

Menurutnya, apa yang dialaminya itu hanya mengarah pada harga dirinya seorang.

Mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji saat Wawancara Eksklusif di Studio Tribun Network, Jakarta, Senin (22/8/2022).
Mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji saat Wawancara Eksklusif di Studio Tribun Network, Jakarta, Senin (22/8/2022). (TRIBUNNEWS/Bian Harnansa)

"Tapi dalam kasus (Brigadir J, red) ini, rekayasanya menyangkut nyawa. Ada yang tewas. Ada keluarga yang kehilangan anaknya."

"Saya enggak bisa terima yang seperti ini. Karena itu saya akan terus bersuara. Saya tidak akan takut dengan teror-teror seperti itu," tegas Susno Duadji.

Ungkit Kuatnya Kadiv Propam Polri

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved