Cerita Kriminal

Bacok Pemilik Warung di Matraman, Terkuak Aksi Gagal Komplotan Begal di Lokasi Lain

Ternyata komplotan begal tak hanya bacok pemilik warung di Matraman. Di lokasi lain, komplotan begal ini gagal merampas ponsel.

Muhammad Azzam/screenshot/CCTV
Ilustrasi begal. Ternyata komplotan begal tak hanya bacok pemilik warung di Matraman. Di lokasi lain, komplotan begal ini gagal merampas ponsel. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Komplotan begal yang membacok dan merampas handphone pemilik warung di Jalan Skip, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur diduga tidak hanya beraksi di satu lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Sutrisno mengatakan pada Kamis (1/9/2022) beraksi di Jalan Skip komplotan pelaku yang sama juga beraksi di lokasi lain wilayah Utan Kayu Selatan.

"Sementara masih kami lidik dan dalami. Analisa awal kemungkinan diduga pelaku yang sama. Namun masih kami lakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti," kata Sutrisno, Kamis (1/9/2022).

Bedanya pada kasus begal di Jalan Skip tiga pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit membacok dan merampas handphone pemilik warung, yakni Jumardin (35).

Sementara dalam kasus di lokasi lain hasil penyelidikan jajaran Unit Reskrim Polsek Matraman bahwa komplotan pelaku gagal beraksi merampas dan melukai korban.

Baca juga: Korban Begal di Matraman Paru-parunya Tembus Dibacok, Kini Sadar dan Sudah Diperiksa Polisi

"Setelah kami cek Alhamdulillah sempat ada upaya pelaku. Namun tidak berhasil dan tidak melukai artinya tidak jadi. Jadi dini hari tadi hanya ada satu (kasus begal)," ujar Sutrisno.

Sutrisno menuturkan pihaknya sudah menerima laporan kasus pencurian disertai kekerasan dibuat istri Jumardin, dan kasusnya kini dalam tahap penyelidikan.

Tampak warung kelontong milik Jumardin di Jalan Skip, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (1/9/2022).
Tampak warung kelontong milik Jumardin di Jalan Skip, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (1/9/2022). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Jumardin tidak bisa membuat laporan kasus dialaminya langsung ke SPKT Polsek Matraman karena masih menjalani perawatan di rumah sakit umum pusat (RSUP) Persahabatan akibat luka diderita.

"Untuk perkembangan kondisi korban sampai saat ini masih di RS Persahabatan . Hasil cek ke RS tadi pagi korban sadar. Untuk perkembangannya belum kami cek kembali," tuturnya.

Sebelumnya, Jumardin (35) pemilik warung kelontong di Jalan Skip, RT 07/RW 07, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur menjadi korban begal.

Baca juga: Komplotan Begal Motor Tukang Bubur di Bekasi Tertangkap, Usia Muda Tapi Sudah 40 Kali Beraksi

Tohir, warga sekitar mengatakan Jumardin menjadi korban komplotan begal bersenjata tajam pada Kamis (1/9/2022) sekira pukul 03.00 WIB saat sedang menjaga warung.

"Informasinya pelaku tiga orang, yang bawa celurit satu. Mereka naik sepeda motor boncengan. Memang pas kejadian lagi sepi," kata Tohir.

Saat kejadian sebenarnya korban bersama sang istri, namun istri Jumardin tidak mengetahui pasti kronologis kasus begal karena sedang berada di bagian dalam warung.

Istri Jumardin baru mengetahui kejadian setelah mendengar suara gaduh di bagian depan warung dan mendapati sang suami terkapar akibat mengalami pendarahan di bagian dada.

"Istrinya dengar suara galon jatuh, langsung keluar. Sempat diteriakin sampai tetangga keluar rumah, tapi pelaku kabur. Korban kena luka bacok di dada, untuk barang diambil handphone," ujarnya.

Tohir menuturkan akibat luka berat di bagian dada itu korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Kecamatan Pulogadung untuk mendapat penanganan medis.

Sementara kasus pencurian disertai kekerasan dialami Jumardin kini dalam penyelidikan jajaran Unit Reskrim Polsek Matraman dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

"Tadi dari Buser sudah datang ke sini. Ada lima orang lah datang, CCTV juga sudah diambil polisi. Kalau korbannya sampai sekarang masih dirawat di RSUP Persahabatan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved