Cerita Kriminal
Meski Tak Terlibat, Anggota Polri Ini Turut Kena Getahnya dari Kasus Polisi Tembak Polisi di Lampung
Meski tak terlibat, seorang anggota Polri ini harus ikut merasakan getahnya dari kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Lampung Tengah.
TRIBUNJAKARTA.COM - Meski tak terlibat, seorang anggota Polri ini harus ikut merasakan getahnya dari kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Lampung Tengah.
Diketahui, kasus polisi tembak polisi di Lampung Tengah ini terjadi pada Minggu (3/9/2022) sekitar pukul 21.30 WIB.
Penembakan terjadi di rumah korban di Jalan Rantau Jaya, Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
Korbannya adalah Aipda Ahmad Karnain (41), Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah.
Sedangkan pelakunya adalah Aipda Rudi Suryanto (39) yang menjabat Pejabat Sementara (PS) Kanit Provost Polsek Way Pengubuan.
Baca juga: Tak Sedrama Ferdy Sambo, Polisi Penembak Rekan Seprofesi di Lampung Langsung Akui Perbuatannya
Adapun anggota Polri yang turut terkena getah dari adanya peristiwa polisi tembak polisi di Lampung Tengah ialah Kapolsek Way Pengubuan AKP M Ali Mansyur.
Pencopotan Kapolsek Way Pengubuan AKP M Ali Mansyur itu dilakukan oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus melalui Surat Telegram Nomor ST/709/IX/KEP/2022, tertanggal 5 September 2022.
“Iya benar. Bapak Kapolda telah mengeluarkan surat pemindahan tugas dalam rangka evaluasi kinerja terhadap Kapolsek Way Pengubuan,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dilansir dari Tribun Lampung, Senin malam (5/9/22).

Posisi Kapolsek Way Pengubuan kini dijabat oleh Iptu Andi Meiriza Putra yang sebelumnya merupakan Pama Polres Lampung Tengah.
“Mudah-mudahan, dengan pergantian ini Kapolsek Way Pengubuan dapat melakukan pengawasan melekat kepada personel yang dipimpinnya,” ujar Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
“Dan, ini juga merupakan penyegaran untuk jajaran. Segera menyesuaikan diri untuk menjalankan tugas guna mengantisipasi kamtibmas di wilayah hukumnya,” lanjut dia.
Motif Terungkap Cepat
Kurang dari 24 jam pasca penembakan, motif dari pembunuhan sesama polisi ini sudah bisa diungkap kepolisian.
Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi menjelaskan, motif polisi tembak polisi tersebut didasari pada rasa sakit hati.
Baca juga: Aib Keluarga Dibongkar Bikin Sakit Hati, Polisi di Lampung Tembak Rekannya yang Lagi Duduk di Teras
Kepada polisi, pelaku mengaku sering diintimidasi dan aibnya dibuka ke publik.