Sambut Hari Perhubungan Nasional, 1.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Marunda
Penanaman ribuan bibit mangrove ini dalam rangka mewujudkan green port alias kawasan pelabuhan hijau atau ramah lingkungan di Marunda.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam di sekitar pesisir Pelabuhan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional yang diperingati setiap 17 September.
Penanaman ribuan bibit mangrove ini dalam rangka mewujudkan green port alias kawasan pelabuhan hijau atau ramah lingkungan di Marunda.
Direktur Pemasaran PT Karya Cita Nusantara (KCN) Amir Prasetyo mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Perhubungan dalam penanaman mangrove kali ini.
Kegiatan ini juga untuk memenuhi target 600.000 hektare rehabilitasi mangrove secara nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
"Selain karena fungsi dan manfaat mangrove yang luar biasa banyak, juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan," kata Amir, Rabu (14/9/2022).
"Serta inisiatif untuk ikut berpartisipasi guna mencapai target rehabilitasi mangrove yang dicanangkan oleh bapak Presiden Joko Widodo secara nasional mencapai 6.000 hektare pada tahun 2024," sambungnya.
Baca juga: Hari Mangrove Sedunia, Berikut Sederet Hal yang Patut Kamu Ketahui soal Wisata Ramah Lingkungan
• Ternyata Pemprov DKI Punya Saham di PT KCN yang Terbukti Lakukan Pencemaran Udara di Marunda
Amir mengatakan penanaman 1.000 bibit mangrove hari ini merupakan tahap ketiga bagian dari gerakan green port di Marunda.
Tahap pertama dilakukan pada tahun 2017 bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor, yakni penanaman sebanyak 10.000 bibit mangrove di sepanjang 600 meter lahan perimeter selatan terminal umum PT KCN.
Sementara tahap kedua dilakukan penanaman sebanyak 3.750 bibit mangrove pada Juni 2022.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda Patrick Pardede mengatakan, penanaman mangrove di kawasan pelabuhan menjadi salah satu kegiatan penting dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional.
Pasalnya, keberadaan mangrove jenis rhizopora mucronata dapat menjaga ekosistem pesisir dan mengantisipasi abrasi di kawasan pantai.
"Penanaman mangrove ini kami lakukan dengan harapan dapat mengembalikan ekosistem wilayah pesisir dan melindungi pantai dari abrasi air laut," kata Patrick.
Patrick berharap rehabilitasi mangrove dapat terus dijalankan supaya kondisi lingkungan pesisir tetap lestari.
Baca juga: Soal Kriteria Pj Gubernur yang Mau Diusulkan, Ketua DPRD DKI Singgung Warisan Masalah Anies Baswedan
Sementara itu, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara Achmad Hariyadi mengatakan, setelah penanaman mangrove ini, pemeliharaan ke depannya juga harus diperhatikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Penanaman-1000-bibit-mangrove-Hari-Perhubungan-Nasional-di-pesisir-Pelabuhan-Marunda.jpg)