Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Kasus Ferdy Sambo Bikin Imej Kakak Asuh di Polri Buruk, Eks Kabareskrim: Timbulkan Utang Budi

Imej kakak asuh di tubuh Polri menjadi buruk imbas kasus Ferdy Sambo. Eks Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi singgung utang budi.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Eks Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi dan Ferdy Sambo. Imej kakak asuh di tubuh Polri menjadi buruk imbas kasus Ferdy Sambo. Eks Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi singgung utang budi. 

Lantas, ia menyebutkan soal istilah kakak asuh tidak lazim di publik.

Kolase ilustrasi polisi sebagai gambaran kakak asuh dengan foto Ferdy Sambo. Sambo diduga dilindungi oleh kakak asuhnya yang seorang eks Kapolri dalam kasus pembunuhan bernecana Brigadir J.
Kolase ilustrasi polisi sebagai gambaran kakak asuh dengan foto Ferdy Sambo. Sambo diduga dilindungi oleh kakak asuhnya yang seorang eks Kapolri dalam kasus pembunuhan bernecana Brigadir J. (Tribun Jakarta)

"Mungkin istilah kakak asuh tidak lazim di publik. Kita akui, di Poliri sistemnya ada tapi ada yang salah. Saat saya dinas dulu, adik asuh saya mulai letnan dua hingga jadi pejabat, manakala pelanggaran etik, saya harus patuh peraturan. Ini kembali masalah leadership," tambah dia.

Makanya, ungkap Ito, di Polri ada merit sistem, juga kata dia sistem asesmen untuk meminimalisasi hal itu.

"Tapi betul ada indikasi dalam pengawasan kepemipinan perlu diperbaikin. Ini juga ada FGD dengan Menkopolhukkam, saya ikut itu untuk reformasi di kepolisian. Dengan imbas kasus sambo, diperkirakan adanya sistematis untuk reformasi Polri," paparnya.

"Jadi, untuk yang dikhawatirkan Prof Muradi (tentang kasus Sambo dan kakak asuh punya pengaruh-red) ya wajar saja," tambah dia.

Ito Ungkap Kasus Sambo Rumit Karena Ada Rekayasa

Ito Sumardi mengatakan kasus Ferdy Sambo menjadi rumit karena adanya rekayasa.

Ia menuturkan kasus Sambo yang menyeret adanya dugaan kakak asuh ini bermula dari rekayasa.

Apalagi, ada dugaan adanya ulur-ulur waktu terkait penanganan kasus Ferdy Sambo.

Baca juga: Kakak Asuh Gagal 3 Kali Selamatkan Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J, Tahap Terakhir Bikin Khawatir

"Dalam justice sistem kita ada tiga hal. Pertama, Jadi waktu penahanan bersangkutan yang ditentukan UU itu, tidak bisa diperlambat," lanjut dia.

"Kedua kasus ini direkayasa, dari sederhana jadi rumit. Ini juga perlu waktu," paparnya.

"Tiga. Semua tergantung JPU dan kasus ini lengkap, otomatis akan dilimpahkan. Untuk obstruction of justice muncul belakangan," imbuh Ito.

Polri Beri Jawaban

Kolase Foto Irjen Ferdy Sambo dan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Kolase Foto Irjen Ferdy Sambo dan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Kolase Foto Tribun Jakarta)

Mabes Polri pun angkat bicara mengenai dugaan keterlibatan kakak asuh Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedy Prasetyo mengaku belum mendapatkan informasi soal dugaan orang yang disebut sebagai kakak asuh Ferdy Sambo ti.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved