Gara-gara Masalah Pengelolaan Uang Tiket Masuk, Pengelola TMII Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Pengelolaan TMII di bawah kendali PT TWC dinilai semakin bermasalah dan berantakan. Pengelola TMII sedang menghadapi proses hukum di Polda Metro Jaya.

Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah wisatawan terlihat sedang asik berlibur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur - Pengelolaan TMII di bawah kendali PT TWC dinilai semakin bermasalah dan berantakan. Pengelola TMII sedang menghadapi proses hukum di Polda Metro Jaya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di bawah kendali PT TWC dinilai semakin bermasalah dan berantakan.

Terbaru, pengelola TMII yang sekarang sedang menghadapi proses hukum di Polda Metro Jaya.

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Tri Sasono mengatakan, Direktur TWC dilaporkan karena masalah yang terjadi yakni pengambilalihan paksa atas kontrak yang berjalan dalam pengelolaan pintu masuk karcis TMII yang dikelola PT PIM secara ilegal.

Padahal, kontraknya masih berjalan hingga 2024.

"Ternyata, setelah hampir 8 bulan justru jadi berantakan semua diberikan kepada TWC. Saat ini Direktur TWC, Mardijono sedang dilaporkan di Polda Metro Jaya," kata Tri Sasono dikutip dari Warta Kota.

Tri Sasono mengungkapkan, semua pendapatan masuk TMII tidak lagi ditampung di rekening Bank BNI TMII.

Baca juga: Pengelola Dinilai Gagal Urus TMII, Pekerja Minta Pesangon Segera Dibayarkan

Tetapi, dialihkan ke rekening PT TWC sehingga pengelolaan dana dan operasional TMII terganggu.

"Termasuk, tertundanya pesangon karyawan yang pensiun sejak bulan Maret 2022 sampai Oktober ini," jelas dia.

Suasana di TMII, Jakarta Timur yang telah dibuka kembali dengan sejumlah persyaratan seperti menunjukkan bukti vaksin dan khusus kegiatan outdoor, Jumat (20/8/2021)
Suasana di TMII, Jakarta Timur yang telah dibuka kembali dengan sejumlah persyaratan seperti menunjukkan bukti vaksin dan khusus kegiatan outdoor, Jumat (20/8/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Atas kejadian ini, Tri mengatakan managemen TWC dilaporkan sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/4943/X/YAN/2021/SPKT PMJ, tanggal 6 Oktober 2021.

Diduga, managemen TWC melanggar Pasal 363, Pasal 372, Pasal 406, dan Pasal 167 KUHP oleh pengelola pintu masuk TMII PT. Puri.

"Terlapornya adalah Edy Setijono (Dirut PT. TWC); Mardijono Nugroho (Direktur Teknik PT. TWC); dan Emilia Eny Utari (EVP TMII) yang secara arogan merebut pos tiket masuk, merampas stok tiket yang telah tertera nomor dan alat elekronik ticketing seperti komputer," ungkapnya.

Hingga berita ini dipublikasi, pihak Polda Metro Jaya dan Emilia Eny Utari (EVP TMII) belum memberikan informasinya setelah dikonfirmasi wartawan.

Diketahui, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan TMII setelah Presiden RI Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII pada 31 Maret 2021.

Proses pengambilalihan TMII dimulai sejak 1 April 2021.

Baca juga: Menteri Pratikno Ungkap Revitalisasi TMII Bakal Selesai Sebelum Akhir Tahun

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved