Cerita Kriminal
Bikin Nyawa Emak-emak Hilang, Pria di Kalideres Ini Cuma Bisa Termenung Usai Tunjukkan Aksi Beringas
F awalnya tak berniat menghabisi nyawa saudara iparnya SM. Tapi dia tersulut emosi hingga bertindak beringas menghilangkan nyawa saudara iparnya itu.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Jam menunjukkan pukul 13.20 WIB ketika seorang pria berkaos oren berjalan perlahan ke depan lobi Polres Metro Jakarta Barat.
Pria berambut botak tipis itu menunduk saat para wartawan menyorotkan kamera ke arahnya.
Sembari berjalan, kedua tangan pria berinisial F (36) itu digamit oleh polisi tak berseragam menuju depan meja konferensi pers.
Di sana, sudah berjejer barang bukti berupa sejumlah gelang, kalung dan anting.
Terdapat juga uang ratusan ribu, pakaian dan dua buah ponsel di atas meja.
Baca juga: Emosi Perceraiannya Diungkit, Pria Lucuti Perhiasan Rp 13,8 Juta dari Mayat Kakak Ipar di Kalideres
Pria tersebut kemudian diminta berdiri di belakang Kasatreskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan dan Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar.
Ia memakai masker putih.
Pria itu terus menunduk enggan untuk mengangkat dagunya.
Bahkan, ketika diminta wartawan untuk melihat ke kamera, pria itu bergeming.

Tatapannya hanya mengarah ke bawah. Raut wajahnya menampilkan kesedihan.
Ia tertunduk malu.
Usai sosoknya diabadikan dengan kamera para wartawan, pria yang mengenakan celana pendek selutut itu kemudian digiring masuk ke sebuah ruangan.
Setelah konferensi pers selesai pun, F masih tertunduk lesu dan berjalan perlahan keluar lobi.
Baca juga: Rudolf Memang Niat Bunuh Sampai Keluar Uang Ratusan Ribu, Kian Emosi Saat Korban Ditelepon Sosok Ini
Sambil bertelanjang kaki, ia berjalan menuju mobil reskrim Polsek Kalideres.