Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

'Yosua Kurang Ajar Terhadap Saya, Dia Masuk ke Kamar' Terungkap Isi Telepon Putri ke Ferdy Sambo

Ferdy Sambo kaget ketika istrinya, Putri Candrawathi, meneleponnya dan mengaku telah dilecehkan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

YouTube Kompas TV
Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, meminta maaf kepada asisten rumah tangga (ART) dan sekuriti rumah mereka. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Ferdy Sambo kaget ketika istrinya, Putri Candrawathi, meneleponnya dan mengaku telah dilecehkan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Putri menghubungi Ferdy Sambo saat masih berada di Magelang, Jawa Tengah pada Kamis (7/7/2022) malam atau sehari sebelum peristiwa penembakan Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Keterangan itu disampaikan Ferdy Sambo saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2022).

Ia memberikan kesaksian untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.

Ferdy Sambo mengaku menerima telepon dari istrinya saat dirinya baru pulang dari kantor.

"Jadi saya sampaikan yang mulia, saya kembali dari kantor jam 20.00. Kemudian bersama anak pertama di Saguling. Kurang lebih jam 23.00 saya ditelepon oleh istri saya," kata Ferdy Sambo.

Baca juga: Hari Ini, Ferdy Sambo Jadi Saksi untuk Kuat Maruf di Sidang Pembunuhan Berencana Brigadir J

Menurutnya, Putri Candrawathi meneleponnya sambil menangis karena telah dilecehkan Brigadir J.

"Saya kaget istri saya telepon dalam kondisi nangis. Istri saya mengatakan 'Pak, Yosua kurang ajar terhadap saya, dia masuk ke kamar.' Saya sampaikan, 'loh kurang ajar bagaimana? Kok berani dia'," ujarnya.

Putri Candrawathi lalu meminta Ferdy Sambo untuk tidak menceritakan hal tersebut kepada orang lain.

Mendengar cerita sang istri, Ferdy Sambo berniat menjemputnya di Magelang. Namun, Putri Candrawathi melarangnya.

"Itu saja yg disampaikan? apa ada yang lain? tanya Hakim.

"Tidak ada yang lain, karena saya sudah sampaikan. 'Saya jemput kamu ke Magelang'. 'Jangan Pak, Saya khawatir nanti terjadi apa-apa di sana'. 'Sudah kalau gitu, saya minta Kapolres untuk datang amankan kamu. 

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kompak mengenakan pakaian serba hitam saat sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022).
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kompak mengenakan pakaian serba hitam saat sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). (WartaKota/Yulianto)

Akan tetapi, Putri Candrawathi lagi-lagi melarang Ferdy Sambo untuk menghubungi Kapolres.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved