Anak Pejabat Pajak Aniaya Pemuda
Gerak-gerik Polisi Saat Mario Dandy Lepas Pasang Borgol Sendiri, Diam Saja Sambil Santai Telponan
Saat Mario Dandy lepas pasang borgol sendiri, petugas polisi tersebut hanya diam bahkan asyik teleponan.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Ternyata ada seorang polisi tepat di samping Mario Dandy Satriyo (20) saat anak eks pejabat pajak tersebut asyik lepas pasang borgol tali ties sendiri.
Aksi tersangka penganiayaan David Ozora tersebut viral di media sosial dan dikecam warganet.
Tak hanya Mario Dandy, rupanya polisi yang ada di samping eks anak pejabat pajak tersebut ikut jadi perhatian warganet.
Bagaimana tidak, saat Mario Dandy lepas pasang borgol sendiri, petugas polisi tersebut hanya diam bahkan asyik teleponan.
"Pagii
Tingkah Mario Dandy bikin Nafsu emosi nitizen aja
Pak
@ListyoSigitP
tuh liat anak buahnya nakal... Mengistimewakan tersangka...
Potong aje gajinye pak...," tulis seorang warganet di Twitter yang dikutip TribunJakarta.com, Sabtu (27/5/2022).
Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com dari video yang beredar, Mario Dandy lepas pasang borgol tali ties tersebut di sebuah ruangan.
Baca juga: Beda Gaya Mario Dandy dan Shane Lukas Saat Dilimpahkan ke Kejaksaan, Eks Pacar AGH Lambaikan Tangan
Sambil duduk, Mario Dandy yang mengenakan baju hitam celana pendek itu kemudian mengambil borgol yang ada di meja lalu memakainya.
Di samping Mario Dandy ada seorang pria yang mengenakan seragam polisi.
Namun polisi tersebut tampak diam saja ketika eks kekasih AGH tersebut lepas pasang borgol sendiri.
Polisi tersebut terlihat sedang melakukan sambungan telepon dengan seseorang.
"Polisi lain kerja keras, ini malah duduk santai sama terpidana dan mengistimewakan terpidana," tulis warganet akun @BangHer1 di Twitter.
"Bagaimana warga bisa percaya kasus selesai sesuai dengan yang sebenarnya kalau aparatnya sudah seperti ini," tulis warganet lainnya.
Setelah video ini viral, polisi akhirnya buka suara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, video yang beredar di media sosial menggambarkan dua peristiwa namun digabungkan menjadi satu frame melalui proses editing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ternyata-ada-seorang-polisi.jpg)