Alasan Warga Tak Berani Lerai Oknum Paspampres Saat Ribut dengan Imam, Ngaku Bawa Surat Tugas

Penganiayaan yang dilakukan anggota Paspampres mengakibatkan seorang pedagang kosmetik di Tangerang Selatan, Imam Masykur (25) tewas.

|
Serambi/Kompas.com M Chaerul Halim
Ibu pemuda yang tewas dianiaya oknum Pasukan Pangemanan Presiden (Paspampres) akhirnya meminta tolong pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea atas peristiwa yang menimpa putranya. Pemuda tersebut bernama Iman Masykur (25) meninggal dunia diduga dianiaya oknum Paspampres. Foto Kiri (saat korban disemayamkan), Foto Kanan (warung kosmetik tempat korban diculik). 

Namun, uang yang diminta pelaku tak bisa dipenuhi Fauziah lantaran ia kesulitan mendapatkan Rp 50 juta.

Tewas di RSPAD Gatot Subroto

Namun, pada Kamis (24/8/2023), Fauziah malah menerima berita duka bahwa putranya sudah meninggal 13 hari setelah dia menerima telepon.

Imam dikabarkan meninggal di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Jenazahnya diberangkatkan ke Aceh oleh Kodam Jayakarta.

Fauziah mengaku permasalahan yang terjadi antara anaknya dan para pelaku.

Ia hanya mengetahui bahwa sang anak membuka kios kosmetik di Tangerang Selatan selama empat bulan terakhir ini.

Ditangani Pomdam Jaya

Kasus penganiayaan Imam hingga berujung tewas viral di media sosial.

Menanggapi kasus tersebtu, Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen Rafael Granada mengatakan kasus tersebut dalam penanganan Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya).

Para pelaku saat ini sudah diamankan Pomdam Jaya.

Komandan Polisi Militer Daerah Kodam Jaya, Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan bahwa oknum Paspampres yang menganiaya Imam Masykur (25) warga Aceh, ternyata tak mengenal korban.

Irsyad melanjutkan, ketiga oknum TNI sudah mengetahui apabila Imam menjual obat-obatan. RM, J, dan HS akhirnya mengaku menjadi polisi gadungan sehingga bisa menculik dan memeras Imam.

Ketiga pelaku meyakini korban tak akan membuat laporan ke pihak kepolisian. 

Namun, penculikan dan penganiayaan terhadap Imam kelewat batas sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. 

 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved