Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Usulan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor
Syafrin Liputo pun menyebut pihaknya bakal segera melakukan kajian untuk melihat efektivitas kebijakan itu bila diterapkan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah mempertimbangkan pemberlakuan pembatasan kendaraan dengan mekanisme ganjil genap untuk sepeda motor.
Sebagai informasi, ganjil genap untuk sepeda motor ini sebelumnya diusulkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo pun menyebut pihaknya bakal segera melakukan kajian untuk melihat efektivitas kebijakan itu bila diterapkan.
“Usulan itu kami akan kaji lebih lanjut secara komprehensif,” ucapnya, Minggu (8/10/2023).
Lantaran baru akan dikaji, Syafrin memastikan, ganjil genap untuk sepeda motor belum akan diterapkan dalam waktu dekat ini.
Ia juga menyebut belum ada arahan lebih lanjut dari Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono terkait keputusan kebijakan ganjil genap sepeda motor ini.
“Belum ada arahan, karena kami harus melakukan kajian secara komprehensif dulu,” ujarnya.
Syafrin bilang, ada banyak faktor yang bakal jadi pertimbangan Dishub DKI sebelum kebijakan itu benar-benar diterapkan.
“Tidak hanya dilihat dari sisi trafficnya, tetapi bagaimana ekonomi, sosial, dan kegiatan lainnya terhadap penerapan itu,” tuturnya.
Dilansir dari Kompas.com, usulan ini disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit lantaran kualitas udara di Jakarta masih cukup buruk.

Kondisi ini pun menyebabkan kenaikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di sejumlah wilayah.
“Beberapa waktu lalu dihadapkan dengan polusi udara, khususnya di DKI Jakarta, 67 persen disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor, 26,8 persen dari industri manufaktur, sisanya pembakaran sampah,” ucapnya, Selasa (26/9/2023).
“Ini jadi keprihatinan bersama, sehingga kita diminta untuk ikut menjaga agar yang namanya polusi udara ke depan bisa kita tekan, karena ini terkait perubahan lingkungan, climate change dan untuk kesehatan,” lanjutnya.
Menurutnya, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk menekan polusi udara.
Rantis Brimob Lindas Driver Ojol Hingga Tewas, 211 Organisasi Sipil Desak Kapolri Listyo Dicopot |
![]() |
---|
Kapolri Listyo Sigit Perintahkan Kadiv Propam Usut Rantis Brimob Tabrak Ojol |
![]() |
---|
Kapolri Minta Maaf Rantis Brimob Lindas Driver Ojol, Korban Tewas di RSCM |
![]() |
---|
Macet Jalan TB Simatupang Bikin Pusing, Exit Tol Cipete Bakal Ditutup Saat Jam Pulang Kantor |
![]() |
---|
Macet di TB Simatupang Makin Horor, Gubernur Pramono Buka Kemungkinan Terapkan Ganjil Genap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.