Pemilu 2024

Laporkan Dana Kampanye di Jakarta 0 Rupiah, Pengurus PSI DKI Kompak Bungkam

Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DKI Jakarta bungkam perihal laporan awal dana kampanye (LADK) yang Rp 0.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Pengurus DPW PSI DKI Jakarta dipimpin Elva Farhi Qolbina (tengah) saat proses pendaftaran bacaleg DPRD di KPU DKI Jakarta, Minggu (14/5/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DKI Jakarta bungkam perihal laporan awal dana kampanye (LADK) yang Rp 0.

Berdasarkan LADK yang dilaporkan PSI DKI Jakarta ke KPU DKI Jakarta, dana penerimaan dan pengeluaran kampanye untuk wilayah DKI Jakarta pada Pemilu 2024 semuanya nihil alias nol rupiah.

Formulir LADK parpol di tingkat DKI Jakarta juga bisa diakses di situs KPU DKI Jakarta.

Dalam formulir LADK PSI dituliskan bahwa laporan dana awal kampanye itu dari periode 17 Desember 2022 sampai 5 Desember 2023.

Dimana dalam formulir itu terdapat kolom bentuk dana kampanye baik berupa uang, barang dan jasa dan untuk PSI semua kolom tersebut tertulis Rp0 alias tak ada pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan di masa kampanye.

Formulir itu ditandatangani oleh Elva Farhi Qolbina selaku Ketua DPW PSI DKI Jakarta dan Eka Vera Rahmi selaku Bendahara DPW pada 5 Januari 2024.

Ditanyakan mengenai mengapa laporan awal dana kampanye partainya hanya 0 rupiah, baik Elva dan Geraldi Ryan Wibinata selaku Sekretaris DPW PSI DKI Jakarta sama-sama tak merespons.

Pesan WhatsApp yang dikirim sejak Minggu (14/1/2024) kepada Elva maupun telepon tak digubris hingga berita ini diturunkan pada Senin (15/1/2024) siang.

Baliho PSI Banyak Ditemui

Diketahui, salah satu yang menjadi sorotan PSI saat ini adalah soal keberadaan baliho mereka yang banyak ditemui di Jakarta.

Baliho PSI sendiri konsepnya seragam yakni dengan memasang wajah Kaesang Pangarep selaku Ketua Umum mereka dan Presiden Joko Widodo dengan tulisan "Ikut Jokowi, Pilih PSI" serta wajah caleg tanpa ada wajah Prabowo-Gibran.

Pekan lalu, Elva sempat menjelaskan mengenai hal tersebut.

"PSI partai kecil jadi harus meningkatkan elektabilitasnya dulu, fokus pada dikenalnya PSI.

Makanya kemudian Mas Kaesang meski dia tak berkompetisi di Pileg tapi ya sosok ketua umum dan ikonnya PSI ya dia.

Beliau juga merasa punya tanggung jawab besar utk menaikan elektabilitas PSI," kata Elva kepada wartawan, Kamis (11/1/2024).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved