Pemilu 2024
Laporkan Dana Kampanye di Jakarta 0 Rupiah, Pengurus PSI DKI Kompak Bungkam
Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DKI Jakarta bungkam perihal laporan awal dana kampanye (LADK) yang Rp 0.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DKI Jakarta bungkam perihal laporan awal dana kampanye (LADK) yang Rp 0.
Berdasarkan LADK yang dilaporkan PSI DKI Jakarta ke KPU DKI Jakarta, dana penerimaan dan pengeluaran kampanye untuk wilayah DKI Jakarta pada Pemilu 2024 semuanya nihil alias nol rupiah.
Formulir LADK parpol di tingkat DKI Jakarta juga bisa diakses di situs KPU DKI Jakarta.
Dalam formulir LADK PSI dituliskan bahwa laporan dana awal kampanye itu dari periode 17 Desember 2022 sampai 5 Desember 2023.
Dimana dalam formulir itu terdapat kolom bentuk dana kampanye baik berupa uang, barang dan jasa dan untuk PSI semua kolom tersebut tertulis Rp0 alias tak ada pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan di masa kampanye.
Formulir itu ditandatangani oleh Elva Farhi Qolbina selaku Ketua DPW PSI DKI Jakarta dan Eka Vera Rahmi selaku Bendahara DPW pada 5 Januari 2024.
Ditanyakan mengenai mengapa laporan awal dana kampanye partainya hanya 0 rupiah, baik Elva dan Geraldi Ryan Wibinata selaku Sekretaris DPW PSI DKI Jakarta sama-sama tak merespons.
Pesan WhatsApp yang dikirim sejak Minggu (14/1/2024) kepada Elva maupun telepon tak digubris hingga berita ini diturunkan pada Senin (15/1/2024) siang.
Baliho PSI Banyak Ditemui
Diketahui, salah satu yang menjadi sorotan PSI saat ini adalah soal keberadaan baliho mereka yang banyak ditemui di Jakarta.
Baliho PSI sendiri konsepnya seragam yakni dengan memasang wajah Kaesang Pangarep selaku Ketua Umum mereka dan Presiden Joko Widodo dengan tulisan "Ikut Jokowi, Pilih PSI" serta wajah caleg tanpa ada wajah Prabowo-Gibran.
Pekan lalu, Elva sempat menjelaskan mengenai hal tersebut.
"PSI partai kecil jadi harus meningkatkan elektabilitasnya dulu, fokus pada dikenalnya PSI.
Makanya kemudian Mas Kaesang meski dia tak berkompetisi di Pileg tapi ya sosok ketua umum dan ikonnya PSI ya dia.
Beliau juga merasa punya tanggung jawab besar utk menaikan elektabilitas PSI," kata Elva kepada wartawan, Kamis (11/1/2024).
| PKS Buka Suara soal Faktor Kekalahan di Pilkada Depok, Masih Mendebat Kejenuhan Warga 20 Tahun |
|
|---|
| Pilkada Telah Usai, GMKI Jakarta Suarakan Masyarakat Kembali Bersatu |
|
|---|
| Ulasan Lengkap Pilkada Depok 2024: Peta Suara 11 Kecamatan, Nasib PKS hingga Alasan Imam-Ririn Kalah |
|
|---|
| Aktivis Pemuda NTT di Jakarta Nilai Pilkada 2024 Kondusif: Tidak Terjadi Hal yang Dikhawatirkan |
|
|---|
| Jenuh dan Karakter Rasional Warga Kota Bekasi Jadi Faktor Rendahnya Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Pengurus-DPW-PSI-DKI-Jakarta-dipimpin-Elva-Farhi-Qolbina-daftar-bacaleg-DPRD-di-KPU-DKI-Jakarta.jpg)