Mayat Wanita Dalam Peti Kemas

Cerita Pekerja Bongkar Muat Mau Masukkan Barang ke Peti Kemas Kosong, Ternyata di Dalamnya Ada Mayat

Detik-detik penemuan mayat wanita dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara diungkapkan saksi Muhammad Zamaludin (24) kepada polisi.

|

"Sementara ini sudah kita dapatkan data bahwa kontainer ini dari awal bulan Januari memang sempat dikirimkan dari wilayah Surabaya dalam kondisi kosong," kata Ngurah.

Peti kemas itu dikirimkan dalam kondisi kosong dari daerah Surabaya, Jawa Timur.

Peti kemas dikirimkan dalam kondisi pintu yang ditutup dari luar, namun tak digembok karena tidak bermuatan.

"Kemudian (peti kemas) ditumpuk ataupun standby di Pelabuhan Tanjung Priok sampai dengan kemarin tanggal 16 Januari, hendak digunakan untuk proses muatan kembali," jelas Ngurah.

Hasil sementara pemeriksaan forensik terhadap mayat wanita tersebut, diperkirakan waktu kematiannya sekitar 10 pekan.

Ngurah mengatakan, saat ini tim forensik di RS Polri Kramat Jati masih terus melanjutkan proses identifikasi jenazah.

Tim kedokteran forensik sedang melakukan proses identifikasi sidik jari berikut dengan autopsi mendalam terhadap mayat tersebut.

Proses-proses ini diperlukan untuk mengungkap identitas dari jenazah wanita tersebut serta penyebab pasti kematiannya.

"Harapan kita juga dari sana kita bisa melakukan proses penelusuran, yang paling utama tadi kami sampaikan identitas mayat tersebut," ucapnya.

Fakta-fakta lainnya dari hasil pemeriksaan terkini mencakup kondisi jenazah yang sudah membusuk dan nyaris menjadi kerangka.

Namun, tidak ditemukan adanya bekas luka maupun kerusakan pada tulang di mayat itu.

Adapun usia jenazah tersebut diperkirakan 50-65 tahun, dengan tinggi 153 sentimeter.

Mayat tersebut juga diketahui memiliki ciri-ciri rambut keriting beruban serta warna kulit diduga hitam kecoklatan.

Ngurah mengatakan, pihaknya kini sedang berkoordinasi dengan aparat dan unsur terkait lainnya di Surabaya soal penemuan mayat dalam peti kemas tersebut.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok sudah mengirimkan data-data penemuan, termasuk ciri-ciri mayat kepada polisi di Surabaya.

"Kita juga sudah melakukan penerbitan pemberitahuan penemuan mayat di wilayah Tanjung Priok untuk disebarkan di seluruh polres jajaran Polda Metro Jaya," katanya.

"Kami juga sudah koordinasi ke Surabaya untuk memberitahukan penemuan jenazah mayat ini," sambung Ngurah.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved