Pemilu 2024

Balihonya Banyak Dirusak dan Hilang, Caleg Ima Mahdiah Pilih Kampanye via Warga yang Pernah Dibantu

Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah mencatat ada sekitar 100 apk miliknya yang rusak dan hilang selama masa kampanye ini.

istimewa
Ima Mahdiah saat bertemu para warga di dapilnya yang berada di dapil Jakarta 10. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah mencatat ada sekitar 100 alat peraga kampanye (APK) miliknya yang rusak dan hilang selama masa kampanye ini.

Untuk APK berbentuk baliho dan spanduk yang rusak, Ima meyakini memang hal itu karena disengaja, bukan rusak karena sendirinya.

"Karena terlihat jelas itu ada yang dicoret, ditutupi stiker sampai dirobek. Kalau rusaknya karena angin kan tidak seperti itu, belum lagi yang pada hilang itu juga banyak," kata Ima, Jumat (19/1/2024).

Dari 5 kecamatan yang menjadi wilayah dapilnya di Jakarta 10, Ima menyebut rusak dan hilangnya APK miliknya mayoritas berada di Kecamatan Kebon Jeruk, Kembangan dan Grogol Petamburan.

Ima mengatakan, di beberapa titik, bahkan baliho miliknya sudah rusak dan hilang tak lama setelah dipasang oleh timsesnya.

"Dan yang di titik baliho hilang itu, tiba-tiba langsung diganti sama baliho dari caleg lain lagi," kata Ima.

Ima mengatakan, dirinya sudah melaporkan kepada panitia pengawas kecamatan (panwascam) setempat terkait hal ini. 

Tujuannya untuk mengetahui siapakah orang yang melakukan hal itu. Apakah hanya ulah pihak tak bertanggungjawab yang sekadar iseng atau memang bertujuan untuk merugikannya.

Adapun satu baliho berukuran besar yang biasanya dipasang di pinggir jalan itu biaya cetaknya di angka Rp200-250 ribu. Itu belum termasuk biaya bambu untuk penopangnya.

"Saya kan untuk spanduk dan baliho yang dipasang di jalan itu ada 300, mungkin yang rusak dan hilang ada 100-an," kata Ima.

Namun Ima pun tak bisa berharap banyak pada pengawas pemilu terkait hal ini.

Sebab, panwascam mengaku tak bisa memonitor semua titik pemasangan APK para caleg karena tak ada CCTV yang memonitor.

Gunakan cara kreatif

Untuk mengantisipasi pengerusakan dan hilangnya APK miliknya terus terjadi, Ima menyiasati cara kampanye dengan cara lain.

Ima yang juga berstatus petahana di DPRD DKI Jakarta ini memilih meminta izin kepada warga yang pernah dibantunya untuk menempelkan APK di rumah-rumah mereka.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved