Viral di Media Sosial
Kondisi Pedagang Es Krim di Bekasi yang Uang Setorannya Dijambret, Pulang Kampung Karena Trauma
Ternyata bapak bernama Sulasmin tersebut kini memilih pulang kampung lantaran merasa trauma.
TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap kondisi terkini seorang bapak paruh baya pedagang es krim keliling di Bekasi yang uang setorannya dijambret.
Ternyata bapak tersebut kini memilih pulang kampung lantaran merasa trauma.
Diketahui, bapak tersebut kehilangan uang Rp 5 juta dan ponselnya ketika sedang berjualan di Jalan Teungku Umar, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi pada Jumat (23/2/2024).
Peristiwa itu juga sempat terekam CCTV hingga akhirnya viral di media sosial.
Dikutip dari Instagram sayaphati, terungkap kondisi terkini bapak bernama Sulasmin tersebut.
Rupanya Sulasmin memilih untuk pulang kampung setelah insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang dibagikan akun Instagram sayaphati, Sulasmin mengumpulkan uang Rp 5 juta tersebut dari hasil bekerja selama tiga bulan.
"Pak Sulasmin sudah pulang kampung (karena trauma)," tulis di caption.
Sementara itu, Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sukadi mengatakan pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan resmi dari korban.
Meski begitu, anggota Polsek Bekasi Timur bersama Polres Metro Bekasi Kota tengah melakukan pendalaman atas kejadian penjambretan tersebut.
"Korban sampai saat ini belum buat LP (laporan polisi) dan anggota masih mencari korban ada di mana karena belum ketemu, sedang lidik gabungan sama polres," kata Sukadi.
Kesaksian warga
Harun warga setempat mengatakan, peristiwa yang menimpa pedagang es keliling itu terjadi sekira pukul 15.45 WIB.
"Korban emang udah sering keliling di daerah sini, usianya kira-kira 55 tahun, kejadian sore abis ashar," kata Harun.

Korban sempat berusaha mengejar, tetapi pelaku berhasil lolos membawa uang, ponsel dan benda berharga di dalam tas.
"Yang diambil itu dompet uangnya Rp5 juta, handphone, KTP sama STNK, itu uang ngumpulin hasil dagang sama buat setoran," jelas Harun.
Pelaku lanjut Harun, berjumlah satu orang dengan modus membuntuti korban terlebih dahulu baru setelah itu beraksi.
"Dia emang udah dibuntutin dari belakang, pas situasi sepi baru dia puter balik jambret tas korban, sempat dikejar tapi udah keburu lari," ucapnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.