Di Balik Kekayaan Bos Kripto Gabriel Rey Terkuak Amalan yang Tak Putus, Rutin Sedekah ke Janda
Di Balik Kekayaan Bos Kripto Gabriel Rey Terkuak Amalan yang Tak Putus, Rutin Sedekah ke Janda
Hal ini membuat dia harus putar otak agar dapat uang jajan tambahan.
Ia pun kemudian memilih berjualan selotip saat duduk di bangku SMA.
"Jangan dikira ortu kaya dapat uang saku banyak pas sekolah ! Ortu saya ngasih saya uang saku yang sangat sedikit dan disuruh belajar cari duit sendiri dari SMA kelas 1," tulis Gabriel bercerita.
Berjualan selotip, jadi bisnis pertama yang dijalani oleh Gabriel.
Kala itu, ia menjual selotip tersebut ke pabrik-pabrik kardus dan jasa pengemasan barang dengan tempo pembayaran hingga 60 hari.
"Modalnya dari mana? Untungnya distributor selotip ini mau kasih tempo pembayaran ke saya juga karena kenal papa mama saya (Yes i know it's privilege) . Like i said bisnis tanpa modal dan koneksi is very hard," kata dia.
Sejak saat itu, Gabriel banyak belajar soal bisnis dan berdagang.
Gabriel pun mengaku dapat keuntungan yang lumayan besar bagi anak-anak seusianya.
"Bisnis ini berlangsung 1 tahun+ dan lumayan buat modal pacaran sama jajan anak SMA ," kata dia.
Perjalanan bisnisnya pun berlanjut ketika ia lulus kuliah.
Sebelum fokus membesarkan platform perdagangan aset kripto Triv sejak 2015 silam, ia pernah bekerja di bidang IT.
Dalam salah satu podcast di Youtube Channel Timothy Ronald, Gabriel mengaku mulai mengenal bitcoin sejak 2012 silam.
Ketika itu, ia mulai mencari tahu tentang bitcoin dan mempelajarinya.
Gabriel pun baru mulai tertarik terjun dan berkecimpung langsung dengan dunia bitcoin pada tahun 2014.
"Gue masuknya di 2014 pertengahan, gue inget pertama kali gue masuk harganya masih Rp 3 juta," kata Gabriel.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.