Cerita Kriminal

Cara Licik Suami yang Bakar Rumah Istri di Jaksel Tak Mempan, HP Dimatikan Agar Tak Diketahui Polisi

Suami yang membakar rumah istrinya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan sempat mematikan handphone (HP) miliknya selama masa pelarian.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
SUAMI BAKAR RUMAH ISTRI DITANGKAP - Tampang suami berinisial H yang nekat membakar rumah istrinya saat dihadirkan dalam jumpa pers pengungkapan kasus ini di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Suami yang membakar rumah istrinya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan sempat mematikan handphone (HP) miliknya selama masa pelarian.

Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam mengatakan, upaya itu dilakukan pelaku berinisial H untuk menghindari kejaran polisi.

"Pelaku sempat juga menghilangkan alat komunikasinya. Bukan dimatikan, tapi HP-nya dimatikan," kata Seala, Jumat (13/6/2025).

Seala mengungkapkan, pelaku menyimpan ponsel miliknya di suatu tempat dengan tujuan agar tidak terdeteksi.

"Memang ditaruh di suatu tempat sehingga tidak bisa terdeteksi baik dari anggota ataupun dari pihak keluarga," ungkap Kapolsek.

Namun, ia menyebut polisi memiliki cara lain untuk mengungkap keberadaan pelaku.

"Tapi dengan cara-cara kepolisian tertentu, dari jajaran Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan bisa mendapati pelaku di wilayah Kembangan, Jakarta Barat," ujar Seala.

Gara-gara pelanggaran yang dilakukan Dedi Mulyadi membuat sosok ini berurusan sama polisi. Aksi nakal naik motor tanpa pakai helm berbuntut panjang sampai mau disidang di pengadilan. 
Gara-gara pelanggaran yang dilakukan Dedi Mulyadi membuat sosok ini berurusan sama polisi. Aksi nakal naik motor tanpa pakai helm berbuntut panjang sampai mau disidang di pengadilan. 

Adapun pelaku dan istrinya sudah pisah ranjang selama satu tahun.

Pada Kamis pagi, pelaku datang mengantar bubur untuk anaknya yang sedang sakit.

Beberapa jam kemudian, pelaku kembali datang untuk memberikan uang jajan kepada anaknya.

Ketika itu, korban sempat menegur pelaku dengan nada yang sedikit tinggi.

Namun, pelaku hanya diam dan pulang.

"Aempat tersebut ditegur oleh korban dengan kata-kata 'ngapain lo datang ke sini?'. Lalu tersangka diam dan pulang," ujar Kapolsek.

Sekitar pukul 13.00, pelaku kembali ke rumah korban dengan alasan curiga sang istri memiliki kedekatan dengan seseorang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved