Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Ledakan SMAN 72 Jadi Alarm Serius, Komisi E DPRD DKI Minta Pencegahan Diperketat
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Yudha Permana menekankan pentingnya pencegahan, tidak hanya pihak sekolah tetapi semua elemen.
Tayang:
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
PENCEGAHAN KEAMANAN - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Yudha Permana menekankan, peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta harus jadi catatan serius agar tak terulang lagi.
Beberapa anak terlihat harus dibopong keluar dari dari dalam masjid.
Ledakan itu ternyata berasal dari salah satu murid kelas 12 yang nekat meledakan bom rakitan berkekuatan ringan di lingkungan sekolah.
Aparat kepolisian menyebut, ada tujuh bom yang dibawa pelaku.
Tak hanya itu, pelaku juga membawa senjata laras panjang dan senapan jenis revolver yang belakangan diketahui semua itu mainan.
Sampai saat ini, kasus tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Sedangkan, pelaku juga masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Berita Terkait
- Baca juga: Termasuk Pelaku, 10 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit Imbas Ledakan di SMAN 72 Jakarta
- Baca juga: Satu Siswa Korban Ledakan SMAN 72 Minta Perlindungan ke LPSK
- Baca juga: Kepsek SMAN 72 Jakarta Jawab Isu Pencopotan Jabatan Usai Ledakan: Kita Berserah Sama Tuhan
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
Baca Juga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Yudha-Permana-menekankan.jpg)