Ramadan 2026

KH M Cholil Nafis: Ramadan Bukan Beban, Tapi Momentum Keintiman dengan Allah

Bagi orang yang beriman, datangnya bulan Ramadan adalah kebahagiaan. Karena itu, mereka mempersiapkannya jauh-jauh hari.

Tayang:
Editor: Wahyu Septiana

Di dalamnya ada salat malam berjamaah yang tidak ada di bulan lain, yaitu salat tarawih. Ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar.

Perbanyaklah salat, perbanyaklah doa, dan perbanyaklah membaca Al-Quran.

Jika kita ingin berbicara kepada Allah, maka berdoalah. Jika kita ingin Allah berbicara kepada kita, maka bacalah Al-Quran.

Para ulama terdahulu, seperti Imam Syafi’i, mengkhatamkan Al-Quran puluhan kali di bulan Ramadhan.

Maka kita pun hendaknya memiliki target: berapa kali khatam, berapa banyak sedekah, dan seberapa besar peningkatan ibadah kita.

Ramadan adalah kesempatan untuk meninggalkan hawa nafsu, mengasah spiritual, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Belum tentu kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya, maka jangan sia-siakan kesempatan ini.

Isilah Ramadan dengan ibadah, kurangi kesibukan duniawi yang tidak perlu, dan perbanyak mendekatkan diri kepada Allah, termasuk dengan i’tikaf menjauh dari keramaian untuk berdiam di rumah Allah.

Semoga Ramadan ini menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, membersihkan jiwa dan raga, serta meraih ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Berita Terkait

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved