Investasi Kripto

Analis Ungkap Skenario Bullish dan Bearish Kuartal 2 Pasar Kripto, Sejumlah Faktor Disorot

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah ikut memengaruhi pergerakan pasar kripto global.

Tayang: | Diperbarui:
Chat GPT
ILUSTRASI BULLISH DAN BEARISH KRIPTO - Analis memperkiran skenario bullish dan bearish pasar kripto pada kuartal dua 2026. 

Namun sebaliknya, potensi bearish Bitcoin terjadi bila support di angka US$ 65.000 jebol, maka proyeksi harganya bisa turun sampai US$58.000-US$65.000.

"Berikutnya, jika area US$ 80.000 tertembus, maka ada peluang harga Bitcoin bisa ke zona US$ 92.000 - US$ 100.000," ujar Andri kepada Kontan pada Kamis (12/3/2026).

Sementara itu, dalam skenario bearish harga Ethereum berpotensi memasuki zona ketidakpastian, jika support US$ 1.850 dan US$ 1.750 tertembus dalam rentang waktu yang cukup dekat. 

"Skenario bullish, harga Ethereum bisa mencapai zona US$ 2.300 - US$ 2.500 jika resistance menembus level US$ 2.100 dengan volume beli yang kuat," kata Andri.

Adapun, harga Solana dalam skenario bearish diproyeksi mencapai area US$ 62-65 menjadi support kuat, tetapi jika tidak terjadi tekanan yang sangat besar, zona US$ 72- US$ 80 mungkin masih akan bisa bertahan.

Sedangkan, dalam skenario bullish harga Solana diperkirakan menguat hingga US$ 100- US$ 120 jika resistance US$ 100 berhasil ditembus dengan volume beli yang signifikan.

Andri menuturkan beberapa faktor yang mempengaruhi proyeksi pergerakan harga kripto berada di angka tersebut. Salah satunya, faktor ketegangan geopolitik Timur Tengah. 

"Arah kebijakan The Fed di tengah potensi lonjakan inflasi akibat kenaikan harga minyak dan pelemahan ekonomi AS yang semakin terlihat signifikan. Pandangan dan pengaruh pemimpin baru The Fed yang akan menggantikan Powell juga berpotensi mempengaruhi dinamika pasar," ujar Andri. 

Faktor lain yang mempengaruhi adalah kejelasan regulasi termasuk Kejelasan regulasi termasuk progress pengesahan undang-undang kripto AS dan tren adopsi institusi di tengah dinamika global yang ada, khususnya dari investor institusi di AS.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved