Alasan Harga Emas Turun dan Kripto Naik saat Perang AS-Israel Vs Iran

Pergerakan instrumen investasi emas dan kripto bergerak berbanding terbalik selama perang di Timur Tengah 26 hari terakhir.

Tayang:
Kolase TribunJakarta
Ilustrasi emas dan Bitcoin 

Sementara itu, pergerakan aset kripto menunjukkan pola yang berbeda.

Bitcoin (BTC) tercatat mengalami kenaikan sekitar 4.248 poin atau setara dengan 6,27 persen dalam periode yang sama.

Kenaikan ini terjadi setelah Bitcoin sempat mengalami tekanan di awal konflik, sebelum akhirnya bergerak naik dan memasuki fase konsolidasi di area yang lebih tinggi.

Pergerakan serupa juga terlihat pada Ethereum (ETH).

ETH mengalami kenaikan sekitar 234 poin atau sebesar 11,92 persen, dengan pola pergerakan yang menunjukkan pemulihan setelah sempat tertekan di fase awal.

Selain itu, aset kripto lain seperti XRP juga menunjukkan penguatan, meskipun dalam skala yang lebih terbatas.

XRP tercatat naik sekitar 3,16 persen dalam periode tersebut, dengan pergerakan yang cenderung sideways namun stabil.

Jika dilihat secara keseluruhan, pergerakan pasar kripto menunjukkan adanya fase akumulasi setelah tekanan awal akibat sentimen geopolitik.

Berbeda dengan emas yang terus melemah, aset kripto justru mampu bertahan dan perlahan menguat.

Perbedaan ini mencerminkan karakter masing-masing instrumen dalam merespons ketidakpastian global.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved