TribunJakarta/

Kejiwaan Kompol Fahrizal 'Penembak Adik Ipar' Labil, Polisi Libatkan Tim Psikiater

"Belum bisa disimpulkan karena kondisi kejiwaan Kompol Fahrizal yang belum stabil atau masih labil,"katanya.

Kejiwaan Kompol Fahrizal 'Penembak Adik Ipar' Labil, Polisi Libatkan Tim Psikiater
Tribun Medan/Danil Siregar
Kompol Fahrizal 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Polda Sumut bagian DitReskrimum terus melakukan pemeriksaan kasus Kompol Fahrizal yang menembak adik iparnya Jumingan hingga tewas.

"Sampai saat ini kasusnya masih dalam proses mengumpulkan alat bukti. Khususnya keterangan saksi-saksi,"kata DirKrimum Polda Sumut Kombes Andi Rian seraya menyatakan saat ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan 18 saksi, Senin (16/4/2018).

Andi Rian menyatakan sampai saat ini motif pelaku Kompol Fahrizal sehingga melakukan penembakan terhadap korban yang merupakan iparnya sendiri belum bisa disimpulkan oleh penyidik.

Baca: Begini Sosok Kompol Fahrizal Penembak Adik Ipar di Mata Rekan-rekannya

"Belum bisa disimpulkan karena kondisi kejiwaan Kompol Fahrizal yang belum stabil atau masih labil,"katanya.

Diakui Andi Rian, untuk membantu penyidikan yang sedang dilakukan selain keterangan saksi-saksi, penyidik juga sudah melibatkan Labfor Cabang Medan untuk meneliti senjata dan proyektil serta jejak tembakan pada pakaian korban (Jumingan).

Baca: Ini Layanan Diler Kendaraan Penumpang Mitsubishi di Suryopranoto

Diakuinya, pihaknya juga melibatkan kedokteran forensik untuk meneliti kondisi bekas-bekas tembakan pada jasad korban.

"Untuk lebih melengkapi sehingga hasil penyidikan nantinya lebih komprehensif, bahkan kita sudah melibatkan Tim Psikiater yang melibatkan ahli-ahli dari internal maupun eksternal Polri, yang bekerja untuk mengobservasi kondisi kejiwaan Fahrizal dalam jangka waktu tertentu,"ujarnya. (Tribun Medan / Sofyan Akbar)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help