Lion Air JT610 Jatuh

Lion Air: Anggaran Uang Santunan Korban Lion Air PK-LQP Tidak Terbatas

Managing Director Lion Air Group Captain Daniel Putut nyatakan bahwa pihak perusahaan tak membatasi penggunaan anggaran sebagai uang santunan

Lion Air: Anggaran Uang Santunan Korban Lion Air PK-LQP Tidak Terbatas
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Managing Director Lion Air Group Daniel Putut, di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati (RS Polri), Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI- Managing Director Lion Air Group Captain Daniel Putut nyatakan bahwa pihak perusahaan tak membatasi penggunaan anggaran sebagai uang santunan yang akan diberikan kepada ahli waris korban Lion Air PK-LQP.

Pihak maskapai, lanjut Daniel, saat ini sedang berfokus memfasilitasi keluarga korban yang jenazah anggota keluarganya belum teridentifikasi di RS Polri Kramatjati.

"Sementara ini (anggaran santunan) unlimited (tak terbatas). Pokoknya sampai semua keluarga sudah kembali ke daerahnya masing-masing. Jenazah sampai dan dimakamkan. Proses pembayaran selesai semua dari kami," ucap Daniel di RS Polri Kramatjati, Minggu (4/11).

Selain itu, ia menyatakan bahwa pihak maskapai akan membantu Basarnas terkait dana operasional pencarian korban maupun kotak hitam (black box). Namun demikian, ia belum merinci besaran dan bantuan tersebut.

"Pasti lah pasti (dibantu). Kalau enggak (dibantu), (prosesnya) enggak dilakukan di sini. Belum ya (besaran dana). Nanti, kita data semua, baru ketahuan biayanya berapa. Enggak bisa kami sampaikan sekarang," ungkapnya.

Lebih jauh lagi, anggaran besar yang akan dikeluarkan perusahaan untuk santunan dinilai Daniel tak akan mengganggu finansial perusahaan beserta opearsional penerbangan. Ia pun mengklaim bahwa jumlah penumpang Lion Air tak mengalami penurunan.

"Alhamdullilah (finansial) masih kuat. Kita masih fokus sama operasional tentunya. Operasional tetap berjalan, tiap-tiap direksi yang bersangkutan dengan operasional tetap di tempatnya masing-masing. Kami dari coorporate yang handle masalah ini," ucap Daniel.

Seperti yang diketahui, Lion Air Group menyatakan kesanggupannya untuk membayarkan uang santunan kepada ahli waris setiap korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP, dengan rincian,

  • Uang Asuransi: Rp 1.250.000.000,-
  • Uang Saku: Rp 5.000.000,-
  • Uang Pemakaman: Rp 25.000.000,-
  • Uang Bagasi: Rp 50.000.000,-

Kurang lebih, seorang ahli waris akan mendapatkan dana santunan sebesar Rp 1.330.000.000.

Apabila dijumlahkan dengan total penumpang sebanyak 181 orang, Lion Air diharuskan merogoh kocek sebesar kurang lebih Rp 240.730.000.000.

69 Jam dari 19 Penerbangan Lion Air PK-LPQ Berhasil Diunduh dari FDR Black Box

Rumah Korban Lion Air PK-LQP Terkunci, Ketua RT: Kemungkinan Jenazah Diterbangkan ke Bangka

Korban Lion Air PK-LQP Hilang atau Tak Teridentifikasi, Begini Cara Urus Sertifikat Kematiannya

Besaran tersebut belum termasuk biaya akomodasi, transportasi dan penginapan keluarga korban di Posko Hotel Ibis.

Sementara itu, pihak keluarga 8 orang kru pesawat juga akan mendapatkan santunan dengan rincian, (kurs 1 USD = Rp 14.953, per 4 November 2018).

  • Pilot: 100.000 USD (Rp 1.495.300.000)
  • Co-Pilot: 75.000 USD (Rp 1.122.475.000)
  • Pramugari: 25.000 USD (Rp 373.825.000).

Masing-masing dari mereka juga akan mendapatkan uang asuransi dari Jasa Raharja berupa buku tabungan senilai Rp 50.000.000. (Rangga Baskoro)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Lion Air Nyatakan Tak Batasi Anggaran Santunan Korban JT 610

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved