Iseng Remas Dada Turis Asing Berpakaian Terbuka, SP Masuk Bui dan Putuskan Berhenti Jadi Guru

Seorang oknum guru pria paling dicari-cari dan sempat viral itu akhirnya tertangkap setelah polisi hampir sebulan mencarinya.

Iseng Remas Dada Turis Asing Berpakaian Terbuka, SP Masuk Bui dan Putuskan Berhenti Jadi Guru
Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
Kepolisian Mergangsan menunjukkan barang bukti yang digunakan SP saat berbuat asusila terhadap turis asing wanita dalam jumpa pers di Polsek Mergangsan, Sleman, Selasa (16/7/2019). 

"Korbannya adalah turis dari Australia dan Belanda, yang memang sedang berlibur di Yogyakarta," imbuh dia.

Ketagihan dengan perbuatannya, SP mencoba mengulangi ketiga kalinya namun gagal setelah polisi menciduknya pada Senin (15/7/2019).

Ada warga sekitar mencurigai seorang pria tampak mondar-mandir melajukan motornya di Gang Batikan, tempatnya mengincar korban ketiganya.

Warga kemudian melaporkan kecurigaan tersebut kepada pihak kepolisian.

Tanpa waktu lama polisi kemudian menciduk SP, orang yang paling dicari sebulan terakhir.

Sebelumnya polisi sudah meminta kerja sama warga untuk melaporkan pengendara motor yang mencurigakan dan kerap nongkrong di Gang Batikan.

Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratmo (kiri) didampingi Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Sartono menunjukkan barang bukti yang digunakan SP saat berbuat asusila dalam jumpa pers di Polsek Mergangsan, Selasa (16/7/2019).
Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratmo (kiri) didampingi Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Sartono menunjukkan barang bukti yang digunakan SP saat berbuat asusila dalam jumpa pers di Polsek Mergangsan, Selasa (16/7/2019). (Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani)

"Yang bersangkutan ini memang diduga sebagai pelaku pelanggaran kejahatan asusila," beber Tri Wiratmo.

Dari pelaku, polisi mengamankan barang bukti di antaranya dua buah jaket, satu helm full face dan sepeda motor matic yang SP gunakan untuk melancarkan perbuatannya.

"Saat korban berjalan sendirian, tersangka kemudian menggunakan sepeda motor langsung memegang bagian sensitifnya," imbuh Tri Wiratmo.

Ingin berhenti jadi guru

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved