Iseng Remas Dada Turis Asing Berpakaian Terbuka, SP Masuk Bui dan Putuskan Berhenti Jadi Guru

Seorang oknum guru pria paling dicari-cari dan sempat viral itu akhirnya tertangkap setelah polisi hampir sebulan mencarinya.

Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
Kepolisian Mergangsan menunjukkan barang bukti yang digunakan SP saat berbuat asusila terhadap turis asing wanita dalam jumpa pers di Polsek Mergangsan, Sleman, Selasa (16/7/2019). 

Polisi menjerat SP pasal 281 ayat 1 KUHP tentang kejahatan merusakan kesopanan di muka umum dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan penjara.

Tahun lalu, seorang turis asing wanita mengalami hal sama dan pelaku terekam CCTV penginapan Deshostel di kawasan Prawirotaman.

Pemilik penginapan, Yudhistira Adi, menjelaskan peristiwa tak mengenakkan tersebut terjadi pada Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 20.25 WIB.

Ia mendapat kabar salah satu karyawan yang mendengar suara teriakan keras dari arah jalan.

"Kejadian di depan Dehostel. Saya waktu tidak di tempat, tetapi di-WhatsApp sama resepsionis di depan. Minta cek CCTV katanya ada pelecehan seksual itu. Ya lalu saya ngecek, ternyata benar, " ucap Yudhistira, Selasa (6/11/2018).

Pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mergangsan, namun tidak bisa diproses karena korban tidak ikut melapor.

Dalam kasus ini belum diketahui identitas korban pelecehan seksual tersebut. Pasalnya korban bukan merupakan tamu penginapan di Deshostel.

Dalam rekaman CCTV, setelah meremas organ vital turis wanita, pelaku menancap gas motornya dan kabur dari kawasan Prawirotaman. (Tribun Jogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved