Rusuh di Papua

Tri Susanti Jadi Tersangka Kasus Rasisme Mahasiswa Papua: Awalnya Merasa Panggilan NKRI

Ia menjelaskan bahwa TS ditetapkan sebagai tersangka pasca dilakukan pemeriksaan saksi sebanyak 16 orang dan juga kepada 7 ahli lainnya.

Tri Susanti Jadi Tersangka Kasus Rasisme Mahasiswa Papua: Awalnya Merasa Panggilan NKRI
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Koordinator ormas Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI), Tri Susanti yang mengomando rekan-rekannya gelar aksi terhadap Mahasiswa Papua di SUrabaya. Dia ditemui TribunJatim.com di Polda Jatim pada Selasa (20/8/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM- Polisi telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan rasisme di Asrama Mahasiswa Papua, di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tersangka dalam kasus ini diketahui bernama Tri Susanti (TS).

"Telah ditetapkan satu tersangka dengan inisial TS," ujar Dedi, ketika dikonfirmasi, Rabu (28/8/2019).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Vincentius Jyestha/Tribunnews.com)

Ia menjelaskan bahwa TS ditetapkan sebagai tersangka pasca dilakukan pemeriksaan saksi sebanyak 16 orang dan juga kepada 7 ahli lainnya.

Adapun ahli-ahli tersebut terdiri dari ahli pidana, bahasa, ITE, komunikasi, sosiologi dan antropologi.

Atas penetapan ini, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan yang bersangkutan telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

"Permohonan pencekalan telah diajukan. Surat panggilan telah disampaikan," ucapnya.

Adapun bukti yang dijadikan polisi sebagai dasar penetapan tersangka yakni rekam jejak digital.

Antara lain konten video elektronik, hingga narasi yang tersebar di media sosial.

Lebih lanjut, TS diketahui dijerat dengan Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan/atau ayat 2 dan/atau Pasal 15 KUHP.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved