Perlintasan Kereta di Tanjung Priok Sering Makan Korban, Warga Minta Dibuatkan Pos Jaga

Dketahui, seorang pengendara sepeda motor Maya Setia Dewi (19) tewas usai tertabrak dan terseret kereta usai melintas di sana.

Perlintasan Kereta di Tanjung Priok Sering Makan Korban, Warga Minta Dibuatkan Pos Jaga
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Lokasi kecelakaan pemotor yang ditabrak kereta di perlintasan kereta api di samping Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (31/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Warga di sekitar perlintasan kereta samping Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, minta dibuatkan pos jaga pada perlintasan itu.

Diketahui, seorang pengendara sepeda motor Maya Setia Dewi (19) tewas usai tertabrak dan terseret kereta usai melintas di sana.

Ayah korban, Jumiardi (50) menuturkan, selama ini belum ada palang di perlintasan kereta itu.

Selain itu, perlintasan makin berbahaya karena tidak ada petugas yang berjaga di sana.

Alhasil, pengendara motor harus lebih awas saat melintas di sana untuk menuju ke kawasan Muara Bahari.

Pemotor Tewas Terseret Kereta di Tanjung Priok, Jenazah Telantar 2 Jam Lebih di Pinggir Rel

"Palang pintu nggak ada yang jaga. Begitu doang. Kalo di sini mah lolos aja makanya sering kejadian," kata Jumiardi, Sabtu (31/8/2019).

Jumiardi pun meminta pihak berwenang, dalam hal ini PT KAI, untuk membuatkan pos jaga di sana.

Hal itu agar kereta yang lewat bisa terpantau sehingga petugas jaga bisa menyetop pemotor yang hendak melintas.

"Tolong bikinkan pos, jangan sampe kejadian lagi. Karena di sini udah banyak korban, bukan satu dua, ratusan mungkin ada," tegas Jumiardi.

Kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB siang ini.

Ayah Korban Kecelakaan Kereta di Tanjung Priok Ceritakan Kegiatan Anaknya Sebelum Tewaa

Setelah meninggal dunia di tempat, jenazah korban diangkut ke pinggir rel dan ditutupi kain.

Setelah dua jam lebih, ambulans dari Inafis Polsek Tanjung Priok akhirnya datang untuk mengevakuasi jenazah korban.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved