Muntah Darah Dianiaya Ayah Tiri, Balita 14 Bulan di Sumsel Trauma hingga Begini Saat Didekati Pria

Balita 14 bulan di Kecamatan Sindang, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan bernama Alif Alfaris mengalami nasib nahas.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Wahyu Aji
Sripoku
Balita Berumur 14 Bulan di OKU Selatan Ini Dianiaya Ayah Tiri, Sekujur Tubuh Lebam Membiru, Sempat Kritis 

Bahkan secara psikologis pelaku juga melakukan tindakan tersebut dalam keadaan sadar.

Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian ZFL mengaku kesal dengan anaknya sehingga melakukan kekerasan.

ZFL (20) ibu tiri yang menganiaya balita hingga tewas saat digiring di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (19/9/2019)
ZFL (20) ibu tiri yang menganiaya balita hingga tewas saat digiring di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (19/9/2019) (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Niko N Adiputra mengatakan bahwa tersangka ZFL sering kali melampiaskan kekesalan terhadap anak tirinya.

"Iya ini kan dia (ZFL) di usia 20 tahun mengurus dua orang anak, satu anak kandung usia 1,5 tahun satu anak tiri usia 4,8 tahun nah kalau dia kesal dia lampiasin ke anak tirinya ini," ujarnya.

Niko juga memberikan gambaran bahwa menurutnya diusia 20 tahun merupakan usia yang cukup labil.

"Ini bukan berarti pasti ya tapi umur pelaku 20 tahun kemudian sekarang dia punya anak 1,5 tahun, itu usia yang sangat labil, menurut saya, ya tapi tidak seluruhnya tapi biasanya seperti itu," katanya.

Tak hanya mengurus dua orang anak, ZFL pun sering kalli ditinggal suaminya ke luar kota.

Bahkan sang suami hannya pulang satu atau dua bulan sekali.

Bahkan saat terjadi kekerasan dengann anak kandungnya tersebut sang suami tidak menetahui adanya peristiwa itu.

"Kalau sekarang suaminya tahu, tapi pas melakukan kekerasan itu suaminya tidak tau karena di luar kota," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved