3 Penyebar Video Hoaks Yel-yel TNI Diganti 'Macane Dadi Kucing' Ditangkap: Bareskrim Ungkap Motifnya

Video hoax tersebut beredar di saat pengamanan sejumlah demonstrasi menolak RKUHP dan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi.

Editor: Erik Sinaga
Kompas.com/Devina Halim
Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul (paling kiri) saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). 

AR menyebarkan video itu melalui akun Rohman Abd. Berikut keterangan yang disertakan dalam unggahan AR,

"CURHATAN TNI (AD, AL, AU) SEJATINYA SAMA. DIREZIM JOKOWI SAJA TNI DI KEBIRI, ERA SOEKARNO (Jdr. Sudirman), Soeharto, BJ. HABIBIE, GUSDUR, SBY TNI MASIH PUNYA TARING, GILIRAN REZIM INI HARIMAUNYA ASIA BERUBAH MENJADI KUCING...“

Rickynaldo menuturkan bahwa para tersangka menyebarkan hoaks tersebut dengan maksud memecah-belah soliditas TNI-Polri.

"Motifnya maksudnya adalah terbawa suasana, kemudian menyebarkan dengan maksud memecah-belah sehingga proses pengamanan yang dilakukan aparat TNI dan Polri saat situasi minggu-minggu lalu yang kurang kondusif itu menjadi terganggu," ujarnya.

Para tersangka dikenakan Pasal 27 ayat (3) dan/atau Pasal 35 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP dan/atau Pasal 208 KUHP.

Ancaman hukuman maksimal bagi pelaku adalah maksimal sembilan tahun penjara.

Kabar mengenai video hoax ini juga sempat diklarifikasi oleh Pusat Penerangan TNI melalui intagram resminya, Senin (30/9/2019)

"Jangan mudah percaya dg video yg gak jelas spt diatas ya #sobatpuspen" tulis akun instagram @puspentni

Hoaks Brimob Bermata Sipit

Tak hanya TNI, kasus hoax sebelumnya juga pernah menyerang institui Polri

Foto anggota Brimob bermata sipit saat mengamankan aksi 22 Mei 2019 di kantor Banwaslu, Jakarta, Selasa (21/5/2019) menjadi  sorotan viral setelah diunggah akun media  sosial tertentu. 

Hal ini beralasan karena dalam unggahannya, akun media sosial ini menuding anggota Brimob bermata sipit itu sengaja didatangkan dari China. 

Bahkan akun ini terang-terangan menyebut anggota Brimob ini sengaja disiapkan untuk membantu polisi pendukung Jokowi-Maruf Amin.

Foto Brimob bermata sipit (Facebook)
Foto Brimob bermata sipit (Facebook) ()

Tudingan adanya Brimob bermata sipit didatangkan dari China pun terdengar di telinga petinggi Mabes Polri. 

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal memastikan pria yang ada di foto tersebut benar-benar anggota Brimob Polri. 

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved