Mulanya Curhat Kerap Dibully Adik Dicabuli Kakak Berulangkali, Ketahuan saat Mual di Kelas

Hampir tiap hari B (19) curhat karena terus di-bully oleh teman-temannya di sekolah kepada Romi (23), kakaknya.

Mulanya Curhat Kerap Dibully Adik Dicabuli Kakak Berulangkali, Ketahuan saat Mual di Kelas
KOMPAS.com/M Wismabrata
Ilustrasi hamil 

TRIBUNJAKARTA.COM, KUTAI TIMUR - Hampir tiap hari B (19) curhat karena terus di-bully oleh teman-temannya di sekolah kepada Romi (23), kakaknya.

Sampai satu ketika keduanya saling suka hingga berulangkali melakukan hubungan suami istri.

Hubungan terlarang kakak beradik ini sudah berlangsusng sejak 2018 dan terakhir kali pada September 2019.

Akibat perbuatan itu, usia kandungan B sudah memasuki bulan kelima.

Sementara Romi harus masuk jeruji besi Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Lihat Batu-batu Segede Gajah Jatuh di Kampungnya, Pria Ini Nyebut Astagfirullah

Malam-malam Satroni Kamar Bu Guru Ainun, Bukannya Untung Hamdani Malah Buntung

Polisi menciduk Romi, warga Desa Singa Gembara, Kecamatan Sanggatta Utara, Kutai Timur, Selasa (1/10/2019).

Cerita hubungan sedarah ini berawal sejak B berkeluh kesah karena kondisi keluarga miskin menjadi sasaran perundungan.

Curhatan sang adik yang terus-menerus itu berujung pada ajakan si kakak untuk berhubungan badan di rumah.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samodra pada Selasa (8/10/2019).

"Curhatan itu secara terus-menerus, kakaknya mengajak berhubungan badan. Itu asal muasalnya," ungkap Ferry.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: Y Gustaman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved