Debat dengan Fahira Idris, Ade Armando Ungkit Ini: Jokowi Difitnah, Ibu Bilang Jangan Tipis Telinga
Bertemu di acara Sapa Indonesia Malam pada Minggu (3/11/2019), Fahira Idris mengaku sangat syok saat melihat unggahan Ade Armando.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris melaporkan dosen Universitas Indonesia Ade Armando ke kepolisian.
Ade Armando dilaporkan terkait unggahan meme wajah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diubah mirip Joker di Facebooknya.
Tak cuma itu, meme Anies Baswedan tersebut juga disertai dengan narasi "Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat,".
TONTON JUGA
Bertemu di acara Sapa Indonesia Malam pada Minggu (3/11/2019), Fahira Idris mengaku sangat syok saat melihat unggahan Ade Armando tersebut.
Ade Armando kemudian mengukit perkataan Fahira Idris di masa lalu.
Mulanya Fahira Idris menilai apa yang dilakukan Ade Armando bukanlah sebuah kritik terhadap Anies Baswedan.
"Beda ya kritik dengan mengubah wajah seorang gubernur jadi Joker, itu sangat beda," kata Fahira Idris dikutip TribunJakarta.com dari Kompas TV, pada Senin (4/11/2019).
"Dan dia dosen orang yang terpelajar, tahu dong cara mengkritik seperti apa," tambahnya.
Fahira Idris menjelaskan ia khawatir apabila tindakan Ade Armando dianggap sebagai kritik, maka akan ditiru oleh banyak orang.
• Aurel Hermansyah Ditantang Raffi Ahmad Kupas Salak, Ashanty Keheranan: Apa Sih Maksudnya?
TONTON JUGA
"Jangan sampai nantinya itu menjadi pembenaran cara mengkritik dan akhirnya semua murid-muridnya fine-fine aja," kata Fahira Idris.
Fahira Idris menjelaskan ia melaporkan Ade Armando lantaran, banyak pihak yang mendesaknya untuk melakukan hal tersebut.
Ia mengaku ratusan orang memintanya mempolisikan Ade Armando lantaran mengunggah meme Anies Baswedan serupa Joker.
"Karena sudah banyak sekali yang mengajukan keberatan," ucap Fahira Idris.
• Anies Nilai E-Budgeting Tak Pintar, Ruhut Sitompul Tertawa: Udah Gubernur Masih Aja Dendam sama Ahok
Fahira Idris menjelaskan saat pertama kali melihat unggahan Ade Armando tersebut ia sangat kaget.
"Saya lihat, Astagfirullahaladzim saya sangat terkejut ya melihat ada foto seperti itu dirusak," katanya sambil mengusap dada.
"Nah saya terus berkonsultasi dengan LBH dan rasanya saya harus melakukan sesuatu," tambahnya.
Fahira Idris mengaku melaporkan Ade Armando bukan karena dirinya adalah pendukung Anies Baswedan, melainkan karena ia seorang anggota DPD yang mewakili suara warga Jakarta.
• Ade Armando Pajang Meme Joker Anies, Ahli Hukum Bandingkan dengan Kasus Buni Yani & Ungkap Bedanya
"Saya melalukan ini bukan untuk Pak Anies, saya melakukan ini sebagai anggota DPD yang mewakil warga Jakarta," jelas Fahira Idris.
Ade Armando lantas menanggapi pernyataan Fahira Idris itu.
Ia mengukit perkataan Fahira Idris satu tahun yang lalu.
Ade Armando mengatakan Fahira Idris pernah berpendapat seorang pemimpin tak boleh cepat marah apabila dihina.
"Seorang pemimpin tak boleh tipis telingannya," kata Ade Armando meniru ucapan Fahira Idris.
• Ade Armando Santai Sebut Meme Joker Anies Sebagai Bentuk Kritik, Ahli Hukum: Enggak Bisa Dimaafkan
"Dia harus bersedia untuk dikriik bahkan dihina," imbuhnya.
Ia kemudian membahas soal Jokowi yang dituding sebagai seorang komunis, dan saat itu Fahira Idris meminta presiden ketujuh itu untuk tak 'tipis telinga'.
"Kasus Pak Jokowi ketika difitnah sebagai komunis, terus Bu Farida mengatakan jangan tipis telinga," kata Ade Armando.
"Saya setuju seorang pemimpin tak boleh tipis telinga," imbuhnya.
• Pajang Meme Wajah Joker Anies Berujung Polisi, Ade Armando Santai: Saya Secara Sadar Menyebarkan
Mendengar Ade Armando, Fahira Idris hanya terdiam.
Ade Armando kemudian mengatakan masalah yang seharusnya diperhatikan Fahira Idris sebagai anggota DPD adalah anggaran tak masuk akal di RAPBP DKI Jakarta 2020.
"Yang buat saya yang lebih problem adalah anggaran, ini luar biasa enggak masuk diakal," kata Ade Armando.
Ia juga menerangkan menurutnya bentuk kritik kepada pemerintah bisa dengan berbagai macam cara.
"Kritik itu bisa macem-macem, bisa sarkastik bisa santun," imbuhnya.
• Heran Lihat Satpol PP Razia Indekos & Pil KB, Hotman Paris Beri Peringatan ke Gubernur hingga Bupati
SIMAK VIDEONYA:
Fahira Idris Klaim Wakili Warga DKI
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris mengaku mewakili warga DKI Jakarta saat melaporkan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando ke Polda Metro Jaya.
Sejumlah warga DKI Jakarta menemui Fahira pada tanggal 1 Oktober 2019 guna meminta dirinya melaporkan Ade.
Seperti diketahui, Ade dilaporkan terkait meme wajah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diubah mirip Joker.
"Jadi, saya mewakili warga DKI Jakarta di mana wajah dari Gubernur DKI Jakarta dengan baju resminya dirusak," kata Fahira di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).
Oleh karena itu, kata Fahira, masyarakat diharapkan berani melaporkan kasus pelecehan terhadap aparat pemerintahan yang mungkin ditemukan di media sosial.
"Jadi, di sini bukan soal Bapak Aniesnya, ini soal foto pimpinan kita yang dirusak. Nah, semangat ini yang ingin saya tularkan ke teman-teman lain di daerah lain. Kalau ada hal-hal ini di daerah anda, anda harus lakukan hal yang sama (membat laporan)," ujar Fahira.
Sebelumnya, Ade mengaku heran dengan perilaku anggota DPD, Fahira Idris, yang melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya.
Menurut dia, orang yang seharusnya keberatan atas meme itu adalah Anies Baswedan.
"Saya heran apa urusan Fahira Idris menggugat saya. Memang dia apanya Anies? Kalaulah ada yang mau menggugat saya, orang itu seharusnya Anies Baswedan," ujar dia ketika dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (2/11/2019).
Adapun sebelumnya, Fahira Idris, melaporkan akun Facebook atas nama Ade Armando atas dugaan perubahan terhadap bentuk dokumen dan atau informasi elektronik atas foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Laporan tersebut terdaftar dalam nomor laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, tanggal 1 November 2019.
Fahira mengaku mengetahui postingan tersebut pada Jumat (1/11/2019) saat bertugas di kantornya.
Pasalnya, akun facebook Ade Armando mengunggah foto Anies Baswedan yang diubah menjadi foto tokoh Joker.
"Foto (yang diunggah) di Facebooknya Ade Armando adalah foto Gubernur Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker," ujar Fahira di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.