Merampas Sepeda Motor, Debt Collector Tidak Bisa Berbuat Semena-mena & Bisa Kena Pasal Berlapis

Reymond Purba (32) menjadi korban setelah motornya dirampas dua orang mata elang alias debt collector suruhan pihak leasing atau penyedia jasa kredit.

Merampas Sepeda Motor, Debt Collector Tidak Bisa Berbuat Semena-mena & Bisa Kena Pasal Berlapis
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi Debt Collector ribut dengan nasabah di jalan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Reymond Purba (32) menjadi korban setelah motornya dirampas dua orang mata elang alias debt collector suruhan pihak leasing atau penyedia jasa kredit kendaraan.

Ia menceritakan, motornya dirampas pada pukul 08.00 WIB di depan TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

Akibat perampasan itu, Reymond telat bekerja di kantornya Jalan S Parman Jakarta Barat.

Tidak terima dengan sikap debt collector, Reymond Purba bereaksi.

"Paling ya kalau bisa baik-baik datang ke rumah," kata Reymond saat ditemui TribunJakarta.com, di Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

Jangan tiba-tiba merampas motor saya."

"Kan kalau kayak tadi, saya jadi telat masuk kerja. Pusing saya," ucap dia.

Cara Latihan SKD CPNS di CAT BKN Lewat cat.bkn.go.id, Simak Langkah-langkahnya

Persija Jakarta Datangkan 5 Pemain Baru, Sergio Farias: Itu Bukan Rekomendasi Saya, Apakah Bagus?

Sudah Pacaran 9 Bulan, Janda Anak Tiga Bernasib Tragis Pascanikah Siri dengan Ayah Kekasih

Dijumpai TribunJakarta.com di Polsek Metro Tanah Abang, Reymond menjelaskan kronologinya.

"Ada dua orang yang mengejar saya, ngakunya dari pihak leasing."

"Motor saya langsung dirampas," kata Reymond.

Halaman
1234
Penulis: Suharno
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved