Bus Terguling di Subang

Keluarga Korban Kecelakaan Bus Subang Berharap Pemkot Depok Beri Bantuan Psikologis

Harapan suami dari Riri Apriyanti (37) yang termasuk satu dari delapan korban jiwa kecelakaan bus itu tak lepas dari kondisi para korban selamat.

Keluarga Korban Kecelakaan Bus Subang Berharap Pemkot Depok Beri Bantuan Psikologis
TribunJabar/Istimewa
Bus PO Purnama Sari, bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Subang, Sabtu (8/1/2020). 

"Mudah-mudahan bisa dibantu sama Pemkot Depok. Karena kalau enggak ada mereka siapa yang menggantikan tugas mereka sebagai kader PKK Posyandu," tuturnya.

Sebagai informasi, tergulingnya bus PO Purnama Sari di Kabupaten Subang mengakibatkan 8 orang tewas, 33 luka berat, dan 18 luka ringan.

Ke-33 korban luka berat kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), sedangkan 13 korban luka ringan dirawat di RSUD Depok.

Pemprov Depok sendiri sudah menyatakan adanya bantuan materil kepada seluruh korban yang keluarganya tewas, dan jaminan biaya pengobatan ke korban luka berat dan ringan.

Wali Kota Depok salatkan jenazah korban

 Suasana haru menyelimuti suasana Masjid Assobariyah saat ambulans yang membawa tujuh jenazah warga Depok tiba.

Isak tangis keluarga dan handai taulan menyambut kehadiran jenazah yang juga dihadiri oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supraitna.

Dari delapan korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus rombongan kader Posyandu, Depok di Subang, Jawa Barat.

Tujuh diantaranya merupakan warga Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Ketujuh jenazah yang dibawa menggunakan ambulans tiba di Kota Depok sekitar pukul 09.00, Minggu (19/1/2020).

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved