Breaking News:

Penjelasan Kasus Kekerasan Remaja di Yogyakarta yang Dikenal dengan Klitih hingga Nomor Aduan Polisi

munculnya beberapa kasus kekerasan remaja di Yogyakarta yang dikenal dengan nama klitih.

ISTIMEWA/Dokumentasi Polresta Yogyakarta
Polresta Yogyakarta membuka aduan online melalui nomor WhatsApp dengan nama Whadul untuk memberantas klitih, Senin (03/02/2020). 

Klitih, dalam pandangan Soeprapto, ibarat rumput yang tidak tuntas dibersihkan, saat hujan tumbuh lagi.

Menurut dia, penyelesaiannya tak hanya dari sisi hukum, tetapi harus sampai pada akar permasalahan.

"Momen munculnya klitih juga saat ada pesanan dari pihak tertentu," kata Soeprapto, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (13/1/2020).

Lebih lanjut, fenomena klitih di Yogyakarta juga dapat muncul ketika sebuah kelompok melakukan rekrutmen anggota baru.

Saat itu, para anggota geng atau kelompok ingin unjuk diri atau menunjukkan eksistensinya dengan melakukan tindakan kekerasan.

Penyelesaian klitih Ia berpendapat, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membasmi klitih.

Di antaranya yakni mempelajari struktur organisasi para remaja yang jadi pelaku dalam kasus klitih ini.

Lalu, dapat dilanjutkan dengan menelusuri pelaku hingga pada sumber pergerakannya.

Sedangkan untuk upaya penanganan dan pencegahan, dapat dilakukan dengan integrasi antar-stakeholder ataupun antarlembaga.

Adapun stakeholder tersebut dimulai dari keluarga, bidang pendidikan, ekonomi, pemuka agama, dan lembaga pemerintah. (Sumber: Kompas.com/Rizal Setyo Nugroho/Dandy Bayu Bramasta)

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved