Breaking News:

Penampungan PSK di Apartemen

Muncikari di Kelapa Gading Bekali PSK di Bawah Umur dengan KTP Palsu

Kedua tersangka suami istri yang mendirikan agensi Agatha sebagai perekrut perempuan untuk dipekerjakan sebagai PSK, ternyata gunakan KTP palsu.

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (10/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Pasangan suami istri (pasutri) muncikari, MC (35) dan SR (33), ditangkap polisi setelah mempekerjakan sembilan PSK di bawah umur.

Kedua tersangka yang mendirikan agensi Agatha sebagai perekrut perempuan untuk dipekerjakan, membuat KTP palsu untuk diberikan kepada PSK yang mereka rekrut.

"Pada saat mereka selesai direkrut, yang di bawah umur akan dibuatkan identitas palsu," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya, Senin (10/2/2020).

Para PSK di bawah umur dibekali KTP palsu untuk mengelabui petugas seolah-olah umur mereka sudah dewasa.

Padahal, kata Budhi, mereka masih berusia sekitar 16-17 tahun.

"Ini KTP Palsu, untuk mengelabui petugas seolah-olah umurnya dewasa," jelas Budhi.

"Korban rata-rata umur 16-17 tahun, mereka bekerja dibawah naungan agency Agatha, ada juga yang 14 tahun," imbuh dia.

Setelah dibekali KTP palsu, para PSK di bawah umur dipekerjakan sebagai pemandu karaoke di salah satu tempat hiburan malam.

Mereka juga dibebani untuk melayani nafsu pria hidung belang dengan menawarkan voucher.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved