Kisah Seorang Duda Taklukkan 5 Janda, Padahal Cuma Kuli Bangunan Tapi Punya Kuncian Ini

Kusnan Ghoibi (29) boleh saja hanya kuli, tapi berkat paras sedikit lumayan sukses taklukkan 5 janda. Satu di antaranya dosen.

Editor: Y Gustaman
Surya/Mohammad Romadoni
Kusnan Ghoibi (29), kuli bangunan yang mengaku anggota Kopaska saat perkaranya dirilis di Polres Mojokerto, Senin (17/2/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, MOJOKERTO - Kusnan Ghoibi (29) boleh saja hanya kuli, tapi berkat paras sedikit lumayan sukses taklukkan 5 janda.

Satu dari lima janda tersebut adalah TS, dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur.

"Ya mereka saya ajak menikah mau saja begitu," ujar Kusnan Ghoibi di Polres Mojokerto, Senin (17/2/2020).

Usut punya usut, Kusnan bukan sembarang kuli. Sampingannya menjadi anggota TNI AL gadungan.

Ia mengaku dari satuan Kopaska dan sukses mengelabui korbannya hingga TS sekalipun dapat diyakinkan.

TS semakin meyakini Kusnan sebagai anggota TNI AL karena kerap mengantarnya masuk ke Lantamal V Surabaya.

Jelas saja Kusnan bisa leluasa masuk karena di sana ia bekerja sebagai kuli proyek bangunan.

Ia pun terobsesi menjadi TNI AL gadungan hingga merogoh koceknya sebesar Rp 700 juta.

Uang sebanyak itu digunakan untuk membeli satu set artibut militer meliputi jaket, sepatu bekas dan seragam loreng di Pasar Turi Surabaya.

Dari kelima janda, hanya empat yang Kusnan ajak bersetubuh dan mau karena mereka bersedia dinikahi seorang prajurit TNI AL.

Setelah mengajak hubungan intim, Kusnan mencuri barang-barang korbannya lalu kabur.

Untuk mendapatkan target, Kusnan aktif berkenalan dengan wanita di media sosial Tantan dan Instagram selama 4 bulan terakhir.

Tampangnya semakin meyakinkan korban karena Kusnan menggunakan foto profil sedang mengenakan kaus loreng khas TNI.

"Ya inspirasi dari diri sendiri menjadi begini," ungkap Kusnan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved