Hilang 2 Jam Setelah Asyik Main Hujan, Balita di Sibolga Ditemukan Tewas Membiru di Rumah Tetangga
Satu jam kemudian, ibu bocah berusia empat tahun itu, Sinta (33) tak dapat menemukan keberadaan sang putri.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
Nunik mengatakan, N diduga tercebur ke dalam gorong-gorong sedalam 1 meter itu.
Kala itu kondisi gorong-gorong memang penuh dengan luapan air pascahujan.
"Ada informasi, anaknya di dudukan di badukan (pembatas parit) sampingnya konter. Ada yg tahu anaknya tercebur," tuturnya.
• Pukul 10.00 Pagi Jadi Waktu Terbaik Berjemur di Bawah Sinar Matahari, Disarankan Posisi Tengkurap
Dicari Tim Rescue
Pencarian bocah berrinisial N itu akhirnya dibantu oleh tim rescue.
Setelah dibantu oleh Tim Rescue ari Dinas PMK Surabaya, Satpol PP Surabaya, dan Tim Search and Rescue (SAR) Kantor Surabaya, untuk melakukan pencarian pada malam itu juga, ternyata korban tak kunjung ditemukan.
Pencarian hari pertama nihil.
Hingga akhirnya proses pencarian dihentikan sementara dan dilanjut hingga Minggu (5/4/2020) siang.
"Langsung dicari sampai hari ini belum ketemu," pungkasnya.

Libatkan Alat Berat
Proses pencarian terhadap balita 5 tahun yang tenggelam di gorong-gorong atau parit sedalam satu meter di Jalan Tambak Mayor No 16, Asemrowo, Surabaya terus berlanjut.
Komandan Tim Operasi SAR Kantor SAR Surabaya Johan Saptadi mengatakan pencarian terhadap korban sudah menginjak dua hari.
Tim Gabungan dari Tim Recue Dinas PMK Surabaya, BPB Linmas Surabaya, Satpol PP Surabaya dan Tim Search and Rescue (SAR) Kantor Surabaya, sudah dikerahkan untuk melakukan pencarian.
• Bagaimana Hukum Meninggalkan Salat Jumat 3 Kali Berturut-turut? Ustaz Abdul Somad Beri Penjelasan
Namun hingga Minggu (5/4/2020) pencarian masih belum membuahkan hasil.
Johan menerangkan ada sejumlah kendala yang membuat proses pencarian belum membuahkan hasil.