Penangkapan Perampok Toko Emas

Abaikan Ritual Ini Perampok Kelompok Wetonan Asal Demak Tertangkap, 3 Tewas Usai Kalah Adu Tembak

Sepak terjang garong yang mengatasnamakan Kelompok Wetonan asal Demak, Jawa Tengah, berakhir setelah kalah adu tembak dengan polisi.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Toko emas Pelita di Pasar Kemiri Kembangan, Jakarta Barat, yang digarong Kelompok Wetonan pada Senin (6/4/2020) siang sudah digaris polisi. (Inset) Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menginterogasi salah satu rampok Kelompok Wetonan. 

"Ada dua yang di dalam ngancem pemilik dan karyawan toko dan ada yang jaga di luar. Nah yang di luar itu yang nodongin ke arah warga," paparnya.

Ia melihat ada tiga senjata yang dibawa kawanan pelaku. Seingat dia, perampokan itu berlangsung cepat.

Setelah pelaku kabur, barulah pemilik toko berteriak minta tolong dan warga ada yang berusaha menghadangnya.

Simak! Begini Cara Warga yang Tidak Punya KTP DKI Bisa Dapat Bansos PSBB Covid-19

"Kejadiannya cepat, enggak sampai lima menit lah. Dia kabur ke arah Basmol karena emang jalanan kan sepi pas semenjak corona," ujarnya.

Rahmat (35) warga yang ditemui di sekitar lokasi perampokan mengaku sempat mendengar dua suara tembakan dari arah pelaku.

Mendengar suara letupan senjata, warga pun berhenti mengejar lantaran ketakutan.

"Pas kita pada mau ngejar di ujung sana kedengeran suara tembakan dua kali, saya emang enggak lihat dia nembak, cuma dengar suara tembakan aja," kata Rahmat.

Saat perampokan kondisi di pasar memang sepi lantaran banyak orang mengurung diri di rumah karena virus corona atau Covid-19.

"Tadi siang emang sepi. Kalau enggak pas lagi corona mah rame terus disini. Kan di seberang toko itu ada pangkalan ojek," tuturnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved