Laporkan Acara Maulid Yang Digelar Saat Pandemi ke Polisi, Popi Malah Dibully: Saya Dikatain Iblis
Iktikad baik Popi mengingatkan warga agar mematuhi imbauan pemerintah, untuk tidak berkerumun selama masa pandemi nampaknya tak disambut baik.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Rr Dewi Kartika H
Terus terang, ia terkejut ketika namanya dijadikan sasaran tembak oleh warga yang merasa terusik.
Popi menyayangkan laporannya ke polisi bisa bocor.
Padahal, ia menganggap laporan itu sebagai upayanya sebagai warga negara untuk bahu-membahu melawan pandemi Covid-19 yang membutuhkan kerja bersama.
Adik Popi Prihatin dengan Sikap Warga
Hal serupa juga dikeluhkan adik Popi, B yang bekerja sebagai perawat di sebuah Puskesmas di Depok.
B tak dapat lagi membendung kekhawatirannya, lantaran setiap hari berdatangan pasien suspect Covid-19 di Puskesmas tempatnya bekerja.
• Niat Minta Izin ke Paula Beli Mobil Andre Taulany, Baim Wong Malah Kena Semprot: Belum Juga Ngomong
Tak bisa dipungkiri, B juga mulai gundah akan keselamatannya sebagai tenaga medis.
"Aku tidak mau mati," ucap B.
Ungkapan tersebut ia sampaikan kepada Popi Rahim, kakaknya.
B merasa prihatin, disaat para tenaga medis sepertinya rela menukar nyawa di ranjang perawatan pasien, puluhan tetangganya malah seolah menantang maut.
Peringatan demi peringatan yang meluncur dari mulut B, terpental begitu saja oleh puluhan tetangganya.

Mereka ngotot mengadakan perayaan Maulid Nabi Muhammad di Masjid Jami Almuhajirin, pada Minggu (12/4/2020) lalu.
Dikutip TribunJakarta dari Kompas.com, sebagai kakak, Popi pun senantiasa memberikan dukungan terhadap B yang bertugas di Puskesmas.
“Tetap dia bekerja di puskesmas, akhirnya. Saya beri kekuatan padanya, jangan khawatirkan lingkungan sini,” kata Popi saat berbincang via telepon dengan Kompas.com, Rabu (15/4/2020).
“Adik saya nge-down banget. Saya bilang, ‘saya janji sama kamu, kalau ada apa-apa saya akan lapor ke pemerintah’. Kalau dia berhenti di puskesmas, siapa yang ngurus (orang) sakit?” tambah dia.
• Foto Nikahan dengan Ariel Noah Buat Heboh, Putri Jamila Ceritakan Kenangannya: Hampir Setiap Hari