Breaking News:

Timer Angkot Potong Uang Bansos

Sederet Fakta Timer Terminal Tanjung Priok Sunat Bansos Sopir: Alasan Uang Lelah Raup Rp 5 Juta

MI,timer di Terminal Tanjung Priok Jakarta Utara memanfaatkan kondisi pandemi Covid-19 untuk keuntungan pribadi. Ini deretan faktanya.

shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - MI, timer di Terminal Tanjung Priok Jakarta Utara memanfaatkan kondisi pandemi Covid-19 untuk keuntungan pribadi.

MI tega menyunat dana bantuan sosial ( bansos) uang tunai untuk sopir mikrolet di terminal tersebut.

Total MI mendapatkan uang Rp 5 juta hasil menyunat dana bansos untuk sopir.

Kini, MI telah ditangkap aparat Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara pada Rabu (22/4/2020).

Bagaimana modus yang dilakukan MI untuk mendapatkan uang tersebut?

TribunJakarta.com merangkum sejumlah fakta mengenai kasus tersebut.

Sopir Dapat Uang Rp 600 Ribu

Suasana angkot di Terminal Tanjung Priok, Jumat (8/5/2020).
Suasana angkot di Terminal Tanjung Priok, Jumat (8/5/2020). (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Polisi menangkapnya setelah sejumlah sopir angkot yang termasuk penerima bantuan atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM), merasa dirugikan atas perbuatan MI.

"Kami mendapatkan informasi bahwa pada saat pembagian bantuan sosial tunai kepada komunitas pengemudi mikrolet itu, terjadi pemotongan yang dilakukan oknum tertentu," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (8/5/2020).

Adapun bantuan sosial tunai yang diterima para sopir angkot itu merupakan pemberian pemerintah pusat lewat Polri bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved